GARUT, BuanaJabar.com – Dasyatnya hantaman Air Banjir Sungai Cimanuk yang mengakibatkan Banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut pada Selasa, 20 september 2016 malam lalu, memporak-porandakan ribuan pemukiman warga Garut di 7 kecamatan. Ini mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Tak sedikit pula jumlah korban meninggal, hilang, dan luka-luka dalam bencana alam ini bencana banjir terbesar di Kota Kabupaten Garut.
Kondisi ini menyentuh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Garut (PCNU Garut) untuk mendirikan posko peduli bencana di Jl. Pembangunan No. 58, Garut, Komplek SMK Maarif Garut. Dengan mengoptimalkan seluruh organisasi di Bawah naungan PCNU, GP Ansor, Patayat, Muslimat, IPNU ,IPPNU, Banom , Banser & HPN untuk membantu para korban Banjir serta menyalurkan bantuan kemanusiaan pasca bencana,
” Pendistribusian di lakukan satu titik di posko PCNU, ” ujar Ir Deni Ranggajaya Sekertaris PCNU Kab Garut di lokasi posko bencana.
Dikatakan Deni, bantuan yang disalurkan berasal dari bantuan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di 42 Kecamatan, BUMN, Swasta, Perorangan dan para Donatur . Bantuan tersebut Penyaluran bantuan dibantu oleh relawan dari Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Garut.
” Untuk korban di Garut, bantuan yang sudah disalurkan antara lain obat-obatan, makanan siap saji, makanan bayi, susu bayi, popok bayi, dan peralatan sekolah,pakaian layak pakai , air mineral ” pungkas Deni.








