Pesona Kilometer 0 Citarum Saat Ini

29.928 dibaca
Kondisi Situ Cisanti saat ini.

BUANAINDONESIA.CO.ID,  BANDUNG – Sebelum program Citarum Harum dijalankan, kondisi Situ Cisanti kumuh dan tak sedap dipandang. Danau dipenuhi dengan enceng gondok, ganggang merah dan sampah plastik. Gubuk para pedagang makanan pun terkesan seadanya dan dibangun di mana saja.

Advertisement

Tepat pada November 2016, Pangdam III Siliwangi menurunkan 400 prajurit untuk membersihkan Situ Cisanti, yang merupakan tempat 7 mata air Sungai Citarum berasal. Situ Cisanti juga dikenal sebagai Kilometer 0 Citarum.

“Wajar kalau Sungai Citarum kini dijuluki sebagai sungai terkotor di dunia, lha wong kolimeter nolnya saja seperti ini. Ini tidak boleh dibiarkan, Prajurit Maung Siliwangi harus segera memperbaiki dan menjaga Situ Cisanti, karena air adalah sumber kehidupan,” ujar pangdam III Siliwangi Doni Monardo saat itu.

Kini, pemandangan Situ Cisanti sudah jauh berubah. Setelah menuruni anak tangga, pemandangan air situ yang berwarna hijau bening langsung menyambut dan membuat sejuk mata, bahkan terlihat ada beberapa perahu LCR yang digunakan oleh Prajurit Maung Siliwangi untuk membersihkan sampah permukaan danau tersusun rapi di pinggir danau.

Berjalan di sisi kiri, akan menemukan “Dermaga Cinta” sebagai salah satu spot yang menarik bagi pengunjung untuk berfoto ria. Di seberang situ terlihat tulisan “Kilometer 0 Citarum” dengan warna yang menarik.

Saat berjalan menyusuri sisi kanan danau pada pagi hari, kita dapat menangkap pantulan langit biru dengan awannya termasuk beberapa pohon menghiasi air situ yang tenang tidak bergerak.

“Ngapain jauh-jauh foto di danau Swiss, Indonesia juga punya, namanya Situ Cisanti,” ujar Doni, salah seorang pengunjung, Senin, 5 Maret 2018.

Tidak sampai disitu, menuju mata air utama, di sana anda akan temui mata air purba dengan usia 12 juta tahun terlihat berwarna hijau kebiruan, jernih sampai dasar.

Editor: NA