Seperti Ini ‘Pedasnya’ Harga Cabe Rawit Di Banjar

38.348 dibaca
Yeyet salah satu pedagang cabai rawit merah di pasar Banjar. (BUANA INDONESIA NETWORK/Dede Gumilar r)

BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA BANJAR  – Harga cabai rawit merah di pasar induk sayuran Kota Banjar naik meroket. Sebelumnya harga normal cabai ini berkisar Rp25 ribu sampai Rp35 ribu per kilogram (kg), kini harganya mencapai Rp70 ribu per kg.

Advertisement

Yeyet pedagang Pasar Banjar mengatakan ia menjual cabai rawit merah seharga Rp 65 ribu sampai 70 ribu / kg. Tingginya harga cabai disebabkan pasokan yang menipis imbas dari cuaca buruk sehingga banyak cabai yang busuk.

“Sudah sepekan harga cabai naik. Penyebabnya dari pemasok cabainya tipis, banyak yang busuk karena musim hujan,” ucap Yeyet kepada kontributor Buana Indonesia Network, Dede Gumilar di Kota Banjar.

Para pedagang cabai di pasar banjar di kirim pemasok dari Wonosobo, Kroya, Kuningan, dan Garut, pengiriman hingga tonan. Namun semenjak harganya naik, jumlah pasokan pun sedikit.

“Konsumen menurun, jarang yang beli, kalo tidak mereka belinya di kurangi. Kalau lagi mahal seperti ini gak sampai stok banyak, karena setoknya juga sedikit dan susah,” ujarnya.

Anto salah satu pembeli cabai rawit merah menuturkan, dirinya sering membutuhkan 6 kilo cabe rawit setiap harinya untuk sambel di rumah makannya, namun saat kenaikan harga cabai rawit kebutuhan cabai rawit pun dikurangi akibat mahalnya harga cabai tersebut.

“Harga cabai naik terpaksa saya kurangi, kalo diitung – itung hampir sama dengan harga daging sapi.” Ucap Anto.