

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dua dari empat korban tenggelam di Curug Teko desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan Minggu, 18 Maret 2018 merupakan anggota Laskar Gerindra Garut. Korban diketahui bernama Mustofa Khoerul Umam (20) dan Rifki Lukman hakim (21) warga Kampung Andir Desa Mulyasari kecamatan bayongbong. Keduanya juga merupakan kader muda Gerindra yang pernah di tempa di Diklat DPD Gerindra Kiarapayung dan Hambalang.
Hal ini disampaikan Enan Ketua DPC Gerindra Garut usai berkunjung ke rumah duka dua anggota laskar Gerindra, Selasa, 20 Maret 2018. Dikatakan Enan, Mustofa dan Rifki merupakan Laskar Gerindra yang memiliki prestasi bagus saat mengikuti Diklat di Kiarapayung dan Hambalang.
“Mereka berdua bersahabat sejak Kecil,bahkan saat diklat pun mereka selalu berdua,”ujar Enan.
Dari Keterangan orang tua korban lanjut Enan, tujuan korban ke Lokasi kejadian untuk memandu para Mahasiswa yang hendak berkunjung kesana,mereka berdua berniat untuk menyelamatkan Dua Orang Mahasiswa yang hanyut terbawa arus deras,namun malang Kedua putra terbaik Gerindra itu turut menjadi korban deras arus Curug Teko.
“Dan alloh berkehendak lain”ujar Enan.
Sebagai Ketua DPC Gerindra Enan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas kejadian ini.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,serta menghimbau kepada pengelola Curug Teko untuk lebih memperhatikan kembali keselamatan para pengunjung, agar kejadian ini tidak terulang kembali,” harap Enan.
Sementara itu Rudy Gunawan Calon Bupati Garut yang Juga sebagai dewan pembina DPP Gerindra mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Dua Laskar Gerindra Garut.
“Saya berdoa semoga mereka diterima di sisi alloh dan menjadi ahli surganya Allah, serta kepada keluarga korban supaya diberi kekuatan dan ketabahan atas musibah ini,” ucap Rudy Gunawan calon Bupati Garut kepada Buana Indonesia Network.










