
BUANAINDONESIA.CO.ID BOGOR,- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor menyita ratusan makanan kemasan ikan makarel melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak). Sidak dilakukan menyusul surat edaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat yang mensinyalir beredarnya ikan makarel kaleng mengandung parasit cacing.
Sidak ini dilaksanakan oleh dua tim gabungan terdiri dari Disperindag, Polresta Bogor Kota, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Kota Bogor. Petugas menyasar pasar tradisional, toko pribadi, grosir, dan supermarket atau minimarket.
Hasilnya, tim menyita 100 dus ikan makarel dari toko grosir makanan dan 100 kaleng dari warung-warung kecil.

Kepala Bidang Tertib Niaga Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga menyebutkan, tim 2 yang dipimpinnya menyita 100 dus (36 dus kecil dan 64 dus besar) dan kemudian langsung dilakukan penyegelan yang ditemukan di gudang (grosir) makanan di Jalan Sholeh Iskandar.
“Semua jenis ikan makarel dalam kemasan kaleng kami sita karena sudah jelas dilarang untuk dijual sesuai dengan kode BPOM yang telah diedarkan dengan merk Botan Makarel Saos Tomat (Kode BPOM : MD 543913001464). Yang sudah disegel tidak boleh dijual lagi,” tegasnya.
Selain itu pihaknya juga menyita 100 kaleng ikan makarel yang masih dijual di warung-warung kecil di wilayah Tanah Sareal, Kecamatan Bogor Barat dan Bogor Selatan.
Ia menegaskan bahwa produk yang terdeteksi dan yang terkontaminasi oleh cacing berdasarkan BPOM hanya produk makanan kaleng ikan makarel, bukan jenis ikan yang lain.
“Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Untuk sementara ada 27 merk yang mengandung parasit cacing berdasarkan BPOM. Saat ini 16 merk produk impor ikan makarel dilarang masuk ke Indonesia dan 11 merk produk dalam negeri ikan makarel dihentikan sementara sampai audit komprehensif selesai dilakukan,” pungkasnya.
Berikut ini jumlah kemasan ikan makarel merk Botam Makarel yang disita dan asal toko penjualnya;
1. Toko Dua Bersaudara Blok B2 No. 3 milik Vino
– Ukuran besar isi 425 gram sebanyak 3 (tiga) buah.
-ukuran kecil isi 155 gram sebanyak 93 buah.
2. Toko Indra Blok D2 No. 6 Pasar TU milik Indra Fauzi
-4 buah ukuran kecil dan 2 buah merk Sarden penyok.
3. Grosir Makmur Jalan Soleh Iskandar No. 5 Kota Bogor,
-36 dus ukuran kecil (1 dusnya berisi 100 kaleng.
-64 dus ukuran besar (1 dusnya berisi 48 kaleng)









