Pesantren Tertua Di Ciamis Terbakar

37.415 dibaca
Bangunan pesantren yang terbakar, (BUANA INDONESIA NETWORK/Dede Gumilar)


BUANAINDONESIA.CO.ID, CIAMIS – Al Fadliliah Cibeunying Nasihin, Pondok pesantren tertua di Kabupaten Ciamis terbakar, Sedikitnya 32 kobong (kamar) tempat mondok santri laki-laki hangus tidak tersisa beserta isinya. Diduga api berasal dari korsleting listrik yang berada di ruangan kobong santri. Beruntung saat kejadian kobong dalam keadaan kosong, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Insiden kebakaran pesantren yang terletak di Dusun Cibeunying, Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Awalnya sempat diduga itu hanya asap dari pembakaran sampah. Namun api semakin membesar, langsung melahap seluruh ruangan yang menampung 70 orang santri laki-laki.

“Kami kira itu asap pembakaran sampah, tidak curiga itu kebakaran, kemudian  lama-lama malah semakin membesar, warga pun berteriak kebakaran.” Kata Nasimin, saksi kejadian yang juga pengasuh Ponpes Al Fadliliah Cibeunying Nasihin, Kamis, 26 April 2018.

Lanjutnya, api terus membesar, penghuni ponpes maupun masyarakat tidak bisa berbuat banyak. Karena api terus semakin membesar melahap bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kayu, kasur dan pakaian. Ketika semuanya sudah terbakar, tidak lama kemudian dua unit pemadam kebakaran tiba dan langsung memadamkan api. Dibantu juga dari Pusdalop BPBD Ciamis.

Advertisement

“Bangunan yang habis terbakar, mulai dari pakaian para santri, empat karung padi dan sepeda motor. Kerugian diperikirakan mencapai Rp200 juta,” katanya.

Sementara ini, para santri penghuni bangunan yang terbakar diungsikan ke kobong yang ada. Kasus kebakaran pondok pesantren di Ciamis tersebut  ditangani oleh Polres Ciamis, guna mencari penyebab pasti kebakaran tersebut.