
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Operasi cipta kondusif menjelang Pemilu 2019 di gelar Forkopimda Garut dengan melibatkan Polsek Garut Kota, Koramil 1101/ Garut Kota dan Satuan Pamong Praja Kecamatan Garut Kota, Kamis 28 Februari 2019, dalam operasi ini terjaring 8 Pekerja Seks Komersial ( PSK ).
Usai pelaksanaan Operasi Camat Garut Kota Bambang Hafiz mengatakan, menjelang Pemilu 2019 Garut Kota terus meningkatkan kegiatan pengamanan yang berdampak pada penyakit masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Garut Kota.
” Kita terus meningkatkan pengamanan dan penyisiran tempat – tempat yang dianggap rawan dari penyakit masyarakat yang ada di wilayah Garut Kota, diantaranya penjualan minuman keras dan Pekerja Seks Komersial ( PSK )”, kata Bambang Hafiz kepada awak media.
Sambung Bambang, operasi kali ini pihaknya mengamankan 8 PSK yang terjaring diseputaran Jalan Guntur dan Alun – alun Garut.
” Selanjutnya 8 PSK yang rerjaring kita data dan diberikan pengarahan agar jangan melakukan kegiatan serupa di wilayah Garut Kota”, jelas Bambang.
Sementara itu Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo menyampaikan, menjelang Pemilu 2019 ini, pihaknya secara continew akan terus melaksanakan Operasi Cipta Kondusif ini demi menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polsek Garut Kota.
” Kita sepakat untuk terus melaksanakan operasi Cipta Kondusif ini untuk meminimalisir penyakit masyarakat dari peredaran Miras dan PSK di wilayah hukum Polsek Garut Kota”, jelas Kapolsek Garut Kota.
Senada dengan yang disampaikan Danramil 1101 / Garut Kota Lettu Arm Edi Waryanto menuturkan, Jelang Pemilu 2019 segala kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban patut untuk diantispasi, salah satunya penyakit masyarakat yang marak di wilayah Garut Kota, terutama Peredaran Miras dan Pekerja Seks Komersial ( PSK ).
” Untuk itu giat Operasi Cipta Kondusif akan terus di gelar hingga menjelang Pemilu 17 April 2019 “, Pungkas Edi Waryanto.











