BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Proses pengerasan jalan desa Cibunar kecamatan Cibatu sudah hampir 90% dilaksanakan, kini pengerjaan memasuki tahap penghotmixkan, warga yang dilintasi jalan tersebut merasa bersyukur dengan telah dilaksanakan pengerasan, pengecoran dan penghotmixkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.
Namun sangat disayangkan untuk proses pengkirmiran pengerjaannya terlihat asal – asalan dan menggunakan bahan material yang tidak sesuai RAB. Contohnya seperti yang terletak di jalan Cikosami kampung Genteng Pacing, terlihat jelas bentuk postur kirmirnya sangat rapuh, sehingga banyak tanggulnya yang roboh dan rusak berat.
” Saya meminta kepada pihak pemborong jalan tersebut agar sesuai dengan bistek, massa jalannya di cor dan di hotmix sementara kirmirnya jelek dan rapuh, bukannya itu merupakan satu program pemerintah kabupaten Garut yang penunjukannya melalui hasil lelang, tolong agar pihak yang berwenang dari Dinas PUPR untuk mengecek kembali pengerjaan Kirmir di desa Cibunar” kata H Agus Sholeh Ketua Karang Taruna kecamatan Cibatu pada tim liputan buanaindonesia ketika menyaksikan proses penghotmixkan jalan di kampung Salam 1 desa Cibunar kecamatan Cibatu Kab. Garut, pada selasa 24 Desember 2019.










