BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG –
Kebijakan Pemerintah untuk memberikan subsidi quota bagi para siswa sampai bulan Desember 2020 nampaknya menjadi signal kalau kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat khususnya di Kabupaten Sumedang Jawa Barat.
Namun Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA sebagai wadah kordinasi antar kepala sekolah jenjang sekolah menengah atas secara kongkrit terus berkoordinasi dengan semua sekolah memantau serta melengkapi semua sarana yang diwajibkan sesuai protokoler adaptasi kehidupan baru di lingkungan sekolah yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.
Mau Ikutan Berpenghasilan 100 juta perbulan, ikuti Kulwa Bisnis Kuadran Kanan, Gratis… Daftar di sini.
Eddy Sumardie,S.Pd ketua MKKS SMA KABUPATEN Sumedang mengatakan, Sesuai dengan perintah dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat untuk penunjukan pilot Project kegiatan secara tatap muka untuk jenjang SMA di Kabupaten Sumedang diwakili oleh SMAN Tanjungkerta, dan berdasarkan Pemantauan dari tim yang sudah ditunjuk bahwa SMAN Tanjungkerta sudah melengkapi semua sarana pendukung yang telah ditetapkan sesuai dengan protokoler penanggulangan wabah covid 19.
” Wilayah Kecamatan Tanjungkerta memang masuk ke zona hijau ditambah sarana dan prasarana pendukung kelengkapan di SMAN Tanjungkerta memang sudah lengkap,” ucapnya Senin 1 September 2020.
Warning : Apakah Anda diposisi ini !
Untuk meningkatkan penghasilan anda perlu Kulwa
Lebih jauh Eddy Sumardie menjelaskan, Walaupun pilot Project pelaksanaan kegiatan belajar secara tatap muka adalah SMAN Tanjungkerta namun semua sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Sumedang semuanya telah melengkapi semua sarana dan pra sarana pendukung yang berkaitan dengan protokoler adaptasi kehidupan baru, ditambah dengan pelaksanaan kegiatan belajar secara daring membuat pihak sekolah dengan leluasa dapat menyelesaikan seluruh persiapan apabila Pemerintah mengijinkan untuk dilakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.
Kulwa Gratis Cara Meningkatkan Penghasilan
” Untuk kepastian kegiatan belajar secara tatap muka kami pihak sekolah masih menunggu keputusan Pemerintah, namun semua sarana pendukung di semua SMA yang ada di Kabupaten Sumedang-telah lengkap” Pungkasnya.








