BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG – Logistik untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang mulai didistribusikan, pendistribusian pertama baru untuk 6 Kecamatan yaitu Bojong, Picung, Angsana, Munjul, Cikeusik dan Dindangresmi. Daerah pemilihan 3.
Logistik yang dikirim pada hari kamis 3 Desembaer 2020, yang berisikan diantaranya berisikan kotak suara, tinta, segel, formulir, sampul templet, dan pengukur suhu. Pihaknya menyebutkan, logistik yang di distribusikan memang masih belum lengkap. Karena kata Sudjai, minus Formulir C 1 rekapitulasi dan kejadian khusus.
” Keterlambatan ini memang dari percetakan, dan bukan hanya Pandeglang tapi ini se Banten. Tapi logistik kan harus tetap didistribusikan,” demikian dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang Ahmad Sud’jai saat melepas logistik, dari gudang logistik KPU di Jl Lintas Timur Amd, Kampung Samaboa, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kamis 3 Desember 2020.
Sementara Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pandeglang Gunawan Rusminto mengatakan, dirinya berharap pergeseran logistik bisa sampai dengan aman dan terkendali. Untuk itu kata dia, pihak yang bertugas mengawal logistik selalu menjaga keamanan dan ketertiban.
” Kita jaga keamanan logistik ini dengan baik, agar sampai dengan aman dan selamat,” ujarnya
Ia juga menilai, semua kecamatan sudah siap melaksanakan Pilkada yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020. “Setelah kami pantau ke beberapa kecamatan, persiapan sudah dilakukan semaksimal mungkin oleh PPK.
” Sayah yakin partisipasi masyarakat dikisaran angka 75%-85%, dan kami terus melakukan sosialisasi serta menghimbau ke masyarakat agar pada tanggal 9 Desember menyalurkan hak pilihnya, dengan datang ke TPS,” pungkasnya.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang Ade Mulyana mengatakan, walaupun kotak suara saat ini belum tersegel lantaran ada dua logistik yang belum lengkap, pihaknya menjamin tidak akan ada kotak terbuka. “Ini tidak boleh dibuka dulu, ketika sudah dua logistik kekurangannya baru kita buka bersama dan langsung di segel,”imbuhnya.
“Kekurangan dua logistik tadi sesuai informasi dari KPU sore ini akan sampai,” ujarnya.
Ade juga menyampaikan, jika pada tanggal 7 Desember 2020, kotak suara semua dipastikan dalam keadaan tersegel untuk digeser ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Saat digeser dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke PPS itu dalam kondisi tersegel, dan tanggal 8 Desember digeser ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS),” jelasnya.








