Kabel Grounding Tembaga untuk antipetir Di Gardu Listrik Milik PLN Yang Ditanam Di Tanah Diduga telah Dicuri Oleh Orang Tak Dikenal.

16.898 dibaca

Petugas PLN dan Anggota Polsek Labuan sedang mengecek dan mengganti Kabel yang dicuri orang tak dikenal

BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG – Kabel grounding PLN (tembaga untuk antipetir) di gardu listrik milik PLN yang ditanam di tanah diduga telah dicuri oleh orang tak dikenal.

Advertisement

Pencurian kabel PLN menyebabkan aliran listrik rumah warga di dua desa di Pandeglang, Banten dilaporkan padam selama seharian ini.

Informasi yang diperoleh, akibat pencurian Kabel PLN tersebut dua Desa yang mengalami dampak pemadaman listrik itu berada di Desa Teluk dan Desa Caringin, Kecamatan Labuan aliran Listrik telah padam sejak pukul 03.00 WIB dini hari.

“Ya betul. Setelah kami mengecek lokasi sesuai dengan laporan dari masyarakat, ada kabel PLN yang terputus dan itu diduga telah dicuri oleh seseorang,” kata Kapolsek Kompol Hasan Khan kepada Media ini di. Senin (22/11/2021).

Di TKP, Hasan menerangkan polisi menemukan sisa potongan kabel PLN yang telah dicuri oleh si pelaku. Diperkirakan, kabel berjenis tembaga  yang dipotong tersebut memiliki panjang sekira delapan meter dengan berat 15 kilogram.

“Kabel yang dicuri posisinya tegak lurus ke atas dari Gardu PLN sampai ke Travomator. Sehingga kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 juta,” terangnya.

Selain berimbas kepada pemadaman Rumah di dua Desa, dengan insiden Kabel PLN ada yang nyuri sehingga mengakibatkan aktivitas sekolah SMP di wilayah tersebut menjadi terhambat. Bahkan, pelaksanaan ANBK (Asasment Nasional Berbasis Komputer) di sekolah tersebut harus ditunda lantaran terdampak padaman listrik karena pencurian Kabel tersebut.

“Karena seharian padam, pelaksaan kegiatan di sekolah itu tidak dapat dilaksanakan. Karena memang gardunya harus dimatikan dulu selama perbaikan,” tuturnya.

Kerusakan tersebut baru bisa diatasi oleh teknisi PLN sekira pukul 18.00 WIB. Listrik pun baru bisa menyala setelah PLN mengganti kabel yang diduga sudah dicuri orang tak dikenal tersebut.

“Listriknya tadi magrib sudah nyala lagi. Sementara ini, kami memasang police line di TKP sampai ada penggantian travomator oleh pihak terkait. Kasusnya sekarang sedang ditangani untuk dididalami,” pungkasnya.