Bupati Garut Jadi Irup Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Garut

30.107 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bertempat di Lapangan Otista Alun-alun Garut Kec. Garut Kota Kab. Garut, Minggu 22 Oktober 2023, Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut melaksanakan Upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Garut.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Garut H Rudy Gunawan, nampak hadir Kapolres Garut AKBP Rohman Yongky Dilatha, Dandim 0611/ Garut Letkol CZI Dhanisworo, Pasi Puanter Rem 062/TN Mayor Inf E Mulyana, Ketua DPRD Kab. Garut Hj. Euis Ida Wartiwah, Sekda Garut H. Nurdin Yana, Wal Denpom III.2 Garut Kapten Cpm Supriadi, Kepala Kemenag Kab. Garut H. Saepulloh, Ketua MUI KH. Sirodjul Munir,
Ketua FPP Kab. Garut KH. Aceng Nurjaman, Ketua TPPKK Kab. Garut Hj Diah K Rudy Gunawan, Ketua Dharma Wanita Kab. Garut Ny. Lina Nurdin Yana, para Kepala SKPD, serta tamu undangan para pimpinan ponpes serta para peserta upacara beserta santri yang seluruhnya sekitar 300 orang.

Advertisement

Dalam sambutannya Bupati Rudy Gunawan menyampaikan, Sejak ditetapkan pada tahun 2015, kita pada setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda, Untuk tahun 2023 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” pada peringatan kali ini memiliki makna yang mendalam.

” Kata “jihad” dalam Islam bukanlah sebatas pertempuran fisik, melainkan perjuangan secara keseluruhan, yang mencakup perjuangan untuk menguatkan iman, memperdalam ilmu, dan memperbaiki diri” papar Bupati Rudy.

Dikatakan Bupati, Hari ini, kita akan merenungkan bagaimana peran santri sebagai pilar keagamaan dan keilmuan dapat menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Sebagai santri kita tidak hanya berkewajiban memahami ajaran agama dengan baik, tetapi juga bertanggung jawab untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam tindakan dan perilaku kita sehari-hari.

” Santri harus menjadi contoh yang baik dalam masyarakat, menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, toleransi, dan persaudaraan tentunya kita juga harus mengingat betapa besar peran para santri dalam sejarah perjuangan bangsa ini, Mereka terlibat dalam berbagai peristiwa penting yang membentuk kemerdekaan Indonesia” katanya.

Sambung Rudy, Hari Santri adalah momentum yang tepat untuk merefleksikan peran kita dalam menjayakan negeri ini, Sebagai generasi penerus, kita harus terus belajar dan berusaha untuk mencapai kesempurnaan dalam ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, Kita harus menjadi insan yang cerdas, peduli terhadap sesama, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

” Oleh karena itu, mari kita renungkan dan amalkan semangat jihad santri dalam kehidupan sehari-hari. Perjuangan kita bukanlah perjuangan fisik semata, melainkan perjuangan untuk memerangi kebodohan, ketidakadilan, kemiskinan, dan semua bentuk ketidaksetaraan.
Bersama-sama, kita bisa menjayakan negeri ini dengan membawa perubahan yang positif dan berkelanjutan” ungkapnya.

Disampaikan Bupati Rudy Gunawan, Saat ini, negara kita menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang kompleks. Di tengah dinamika global yang terus berubah, santri memiliki peran kunci dalam menjaga keutuhan nilai-nilai keagamaan dan moral dalam masyarakat.

” Mari kita bersatu terus berjuang dan menjalankan peran sebagai agen perubahan yang membawa kemajuan bagi negeri ini. saya mengajak kita semua untuk selalu berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan kita petunjuk, kekuatan, dan kesabaran dalam menjalani perjuangan sebagai santri yang berkomitmen pada “Jihad Santri Jayakan Negeri.”
Semoga peringatan Hari Santri tahun ini menjadi titik awal bagi kita semua untuk lebih bersemangat dan berkontribusi positif bagi negeri, agama, dan bangsa. Amin” tutup Rudy Gunawan.