Bootcamp Kewirausahaan Jadi Langkah Pemkab Garut Cetak Organisasi Pemuda yang Mandiri dan Inovatif

187 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat upaya pemberdayaan generasi muda melalui penyelenggaraan Bootcamp Kewirausahaan Organisasi Pemuda yang digelar di Graha Patriot, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Advertisement

Program bertema “Membangun Organisasi Pemuda yang Produktif dan Mandiri” ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas organisasi kepemudaan agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu membangun usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda harus didukung dengan ekosistem yang mampu mempertemukan berbagai ide, pengalaman, serta kolaborasi antarpelaku organisasi. Menurutnya, ruang seperti bootcamp menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat semangat membangun daerah melalui sektor ekonomi.

Ia menilai para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai wadah untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, hingga melahirkan gagasan bisnis yang dapat diwujudkan secara nyata. Dengan kolaborasi yang kuat, organisasi kepemudaan diharapkan mampu menjadi bagian dari penggerak pembangunan ekonomi di Kabupaten Garut.

Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa pelaksanaan bootcamp merupakan tindak lanjut dari arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam Rakortekrenbang Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Penguatan kewirausahaan pemuda menjadi salah satu fokus yang diimplementasikan di tingkat kabupaten.

Ia menambahkan, tujuan utama program ini adalah membangun organisasi kepemudaan yang memiliki kemandirian finansial melalui pengembangan unit-unit usaha yang dikelola secara profesional dan berkesinambungan.

Antusiasme peserta pun cukup tinggi. Sebanyak 133 kader dari berbagai organisasi kepemudaan mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan evaluasi proposal bisnis, sebanyak 50 peserta terbaik ditetapkan sebagai peserta bootcamp.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai karakter kewirausahaan, penyusunan model bisnis, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan usaha, pengembangan bisnis, hingga penyusunan rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan di organisasi masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Garut berharap semakin banyak organisasi kepemudaan yang mampu berkembang menjadi organisasi yang mandiri secara ekonomi, sekaligus melahirkan wirausaha muda yang inovatif dan mampu membuka peluang kerja serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Garut.