Bedah Buku Babad Alas Jadi Momentum Penguatan Kepemimpinan ASN di Garut

1.581 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Upaya meningkatkan kualitas aparatur pemerintahan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satunya melalui kegiatan bedah buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, yang digelar di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (24/7/2026).

Advertisement

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menilai buku tersebut menyajikan berbagai pengalaman dan pemikiran tentang kepemimpinan yang dapat menjadi referensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, setiap proses kepemimpinan membutuhkan kemampuan membaca persoalan, menyusun langkah penyelesaian, hingga melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang diterapkan.

Ia menyampaikan bahwa sudut pandang dari luar lingkungan birokrasi memberikan perspektif yang berharga dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan. Meski setiap pemimpin memiliki karakter dan pendekatan berbeda, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pemerintahan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh ASN memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas seorang aparatur negara. Ia menekankan bahwa ASN harus memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, Bima Arya mengapresiasi antusiasme ASN di Kabupaten Garut yang dinilai memiliki semangat tinggi untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan. Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi modal dalam meningkatkan kinerja birokrasi serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.