
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan pembekalan kepada Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut yang akan berlaga pada Jambore Nasional (Jamnas) 2026. Pembekalan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Garut sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwarcab Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/7/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa para peserta tidak hanya dituntut meraih prestasi selama mengikuti Jamnas, tetapi juga harus mampu menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta menjaga nama baik Kabupaten Garut di tingkat nasional.
Menurutnya, seluruh anggota kontingen memiliki peran sebagai representasi daerah. Karena itu, mereka diharapkan mampu menjadi duta yang memperkenalkan citra positif Garut kepada peserta dari berbagai provinsi bahkan mancanegara.
Selain pembentukan karakter, Bupati juga meminta peserta memahami berbagai potensi daerah, mulai dari kondisi geografis, demografi, hingga produk unggulan Kabupaten Garut. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar setiap anggota kontingen dapat mempromosikan daerahnya ketika berinteraksi dengan peserta lain selama kegiatan berlangsung.
Ia bahkan mendorong para peserta membawa cendera mata khas Garut, seperti dodol, sebagai salah satu cara mengenalkan identitas dan kekayaan daerah kepada peserta Jamnas. Rencananya, pelepasan resmi kontingen akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 sebelum keberangkatan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, menjelaskan bahwa Training Center (TC) merupakan tahapan akhir persiapan kontingen sebelum mengikuti Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–21 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, Kontingen Garut berjumlah 32 Pramuka Penggalang yang terbagi dalam dua regu putra dan dua regu putri. Mereka berasal dari 20 Kwartir Ranting (Kwarran) dan mewakili 24 gugus depan atau pangkalan sekolah, termasuk dua peserta dari Sekolah Rakyat. Seluruh kontingen didampingi empat pembina serta dua pimpinan kontingen.
Melalui pemusatan latihan tersebut, para peserta tidak hanya memperkuat kesiapan fisik dan mental, tetapi juga dibekali wawasan mengenai potensi Kabupaten Garut agar mampu menjadi duta daerah yang membanggakan selama mengikuti Jambore Nasional 2026.








