Dapat Dukungan CSR, Tiga Pegiat Masjid di Garut Diberangkatkan Umrah

272 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dedikasi para pegiat kemakmuran masjid mendapat perhatian melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Tiga pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Garut mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

Advertisement

Pelepasan ketiganya dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dalam kegiatan Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (21/9/2026).

Ketiga penerima program umrah tersebut adalah Mochammad Hamdan Alfaruq, marbot Masjid Jami Ar-Rohman sekaligus Sekretaris DMI Kabupaten Garut; Andrianto, marbot Masjid Jami Al-Barokah yang juga menjabat Wakil Ketua DMI Garut; serta Nu’man Nurkholis, marbot Masjid Agung Garut.

Pemberangkatan tersebut merupakan bentuk kepedulian melalui program CSR yang ditujukan kepada para pengurus dan pegiat masjid. Selama ini, mereka memiliki peran dalam mendukung aktivitas keagamaan serta pelayanan kepada jamaah di lingkungan masing-masing.

Nurdin Yana menyampaikan apresiasi atas adanya dukungan tersebut. Ia mengatakan, perhatian kepada para marbot dan pengurus masjid menjadi bentuk penghargaan terhadap pengabdian yang selama ini diberikan untuk masyarakat.

Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci juga dapat menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa perjalanan menuju Baitullah dapat terjadi melalui berbagai jalan dan kehendak Allah SWT.

“Ini menjadi tazkirah bagi kita semua. Mudah-mudahan besok lusa, Allah menggerakan kita semua untuk sampai dengan berbagai jalan yang dipilih oleh Allah SWT,” kata Nurdin.

Ia berharap momentum keberangkatan tersebut tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi ketiga peserta, tetapi juga memberikan semangat untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat setelah kembali ke Garut.

Nurdin kemudian menitipkan harapan agar ketiganya turut mendoakan Kabupaten Garut selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Doa tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar agar daerah dan masyarakat Garut senantiasa diberikan keselamatan serta kemudahan dalam pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, kami mendoakan semoga perjalanan ibadahnya lancar. Sebaliknya, kami minta doa teman-teman yang berangkat ke Makkah agar mendoakan Kabupaten Garut senantiasa dalam keadaan baik-baik saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran pemerintah daerah membutuhkan kekuatan dan dukungan dalam menjalankan tugas pelayanan publik serta memberikan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.

Dengan dilepasnya tiga pengurus DMI tersebut, Pemkab Garut berharap dukungan terhadap para pegiat masjid dapat terus berkembang sebagai bagian dari penguatan kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.