Masyarakat Desa Kadubadak Kecamatan Angsana Bangun Jalan Secara Swadaya, Minta Perhatian Dari Pemerintah Pusat

697 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Warga Desa Kadubadak Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang, Banten, melakukan perbaikan jalan rusak secara swadaya sepanjang 100 meter Lebar 4 meter, Jalan yang di lakukan perbaikan menyambungkan Kecamatan Munjul dan kecamatan Angsana, jalan tersebut masuk ruas jalan Kabupaten jalan Raya Lebak Kadubadak.

Etin Supriatin selaku tokoh masyarakat dan penggerak swadaya menjelaskan, perbaikan jalan atas dasar kesadaran masyarakat, karena di sepanjang jalan hususnya di tanjakan, sering terjadi kecelakaan maka pihak desa bersama tokoh masyarakat melakukan musyawarah, dan hasilnya bahwa pihaknya melakukan iuran dan pengumpulan dana dari para donatur, terkumpul dengan anggaran 12 juta, dengan panjang yang di perbaiki 100 meter dengan lebar 4 meter.

Advertisement

” Kami Membangun jalan secara swadaya dan ini menjadi potret nyata dari dua sisi yang kontras, semangat gotong-royong masyarakat yang luar biasa, ini bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam membangun Pandeglang, jalan ini kurang lebih sudah 10 tahun tidak di perbaiki, kami tahu kondisi Pandeglang yang memang APBD nya kurang memadai, maka kami berinisiatif untuk gotong royong secara swadaya, karena membangun Pandeglang bukan tanggungjawab pemerintah saja tetapi tanggungjawab kita bersama, sekarang kita buktikan bahwa kami masyarakat desa kadubadak, siap membangun Pandeglang, kami berharap bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, untuk melanjutkan bantuan hasil swadaya kami,” ungakpnya. Selasa 7 Oktober 2026

Kepala Desa Kadubadak Ucup Sukroni, membenarkan bahwa perbaikan jalan sepanjang 100 meter adalah hasil swadaya masyarakat, pihaknya pemerintah desa ikut serta mengamini, jalan yang di lakukan setatusnya jalan kabupaten, tidak bisa lakukan pembangunan oleh dana desa, sehingga ini adalah bentuk keikutsertaan masyarakat desa kadubadak untuk membangun Pandeglang, pihaknya bukan untuk menyinggung pemerintah kabupaten Pandeglang tapi ini adalah bentuk respon dan tanggungjawab masyarakat desa kadubadak,

” Kami tidak ada niatan atau bermaksud untuk menyinggung pemerintah Pandeglang, tapi ini adalah bentuk tanggungjawab masyarakat, bahwa membangun daerah itu bukan pemerintah kabupaten saja, tetap tanggungjawab kita bersama, karena masyarakat juga tahu bagaimana kondisi kabupaten Pandeglang saat ini, semoga kedepan kami berharap bisa di lanjutkan oleh dana dari pemerintah kabupaten Pandeglang,” jelasnya

Ucup menambahkan, pihaknya melakukan perbaikan jalan tersebut karena seringnya kecelakaan di tanjakan jalan Raya Lebak Kadubadak, sehingga masyarakat peduli dan untuk megurangi terjadinya kecelakaan.

” Ditanyakan ini sering terjadi kecelakaan, banyak kendaraan tidak kuat naik di tanjakan ini dan sering terperosok k mbali ke bawah, nah atas dasar ini masyarakat sepakat untuk memperbaiki jalan ini dengan swadaya, dengan panjang 100 meter, nanti sisanya bagian pemkab Pandeglang, ruas jalan Lebak Kadubadak ini yang belum di perbaiki sekitar 8 kilometer, kami juga tetap berharap kedepan bisa di lanjutkan oleh pemkab Pandeglang, harapan kami ada perhatian dari pemerintah pusat, karena jalan yang belum dibangun masih panjang sekitar 8 kilometer dan sudah 10 tahun belum tersentuh pembangunan,” tandasnya.