BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan kinerja seluruh relawan, SPPG Pandeglang Munjul Gunungbatu di bawah naungan Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia melaksanakan kegiatan pembinaan dan evaluasi berkala, selain itu juga di lakukan pemberian paket sembako untuk para relawan SPPG, pada Jumat 9 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali ini merupakan bentuk komitmen dalam membangun sistem kerja yang terarah, profesional, dan bertanggung jawab. Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap tahapan operasional berjalan dengan baik, mulai dari persiapan bahan pangan, proses pengolahan, pemorsian, pengemasan, hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.
Kepala SPPG Cahay Kasih Nusantara Indonesia Muslih Silahudin mengatakan, Dalam kegiatan tersebut, setiap divisi diberikan ruang untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini penting mengingat setiap divisi memiliki peran strategis yang saling berkaitan dalam menunjang kelancaran operasional SPPG.
” Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh relawan dapat semakin meningkatkan kedisiplinan, menjaga kebersihan dan keamanan pangan, memperkuat koordinasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan yang diemban. Dengan demikian, kualitas sajian menu dan pelayanan kepada penerima manfaat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Muslih menambahkan, Tidak hanya berfokus pada evaluasi pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan membangun komunikasi yang harmonis antara relawan. Lingkungan kerja yang solid dan kondusif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program pemenuhan gizi.
” Selain pembinanaan juga kami berikan apresiasi, Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap dedikasi para relawan, kegiatan ini turut diisi dengan pembagian bingkisan berupa sembako dan vitamin. Bingkisan tersebut bersumber dari hasil pemanfaatan limbah yang dikelola di lingkungan SPPG, sehingga memiliki nilai guna dan dapat memberikan manfaat tambahan bagi para relawan,” jelas Muslih
Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih produktif, dengan tetap memperhatikan kebersihan, keamanan, serta ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan limbah.
Hal yang sama di ungkapkan dari mitra SPPG. bahwa pembinaan dan evaluasi berkala akan terus menjadi bagian dari agenda kerja untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Komitmen tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan relawan, serta terpeliharanya hubungan baik dengan masyarakat di sekitar lingkungan SPPG.
” Ke depan, SPPG Pandeglang Munjul Gunungbatu bersama Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia bertekad untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan sistem kerja, membangun semangat gotong royong, serta menjaga sinergi antara relawan, mitra, dan masyarakat. Melalui langkah nyata dan evaluasi yang berkesinambungan, diharapkan SPPG Pandeglang Munjul Gunungbatu dapat terus menghadirkan pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi seluruh penerima manfaat. ” SPPG Pandeglang Munjul Gunungbatu — Bersama Melayani, Bersama Bertumbuh, untuk Pelayanan Gizi yang Lebih Baik,” Pungkasnya.








