Ada Beberapa Logistik Pemilu Dikecamatan Munjul Rusak Akibat Kehujanan

16.590 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Sepuluh kotak suara Pemilihan Umum 2019 di Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang rusak. Kerusakan itu terjadi akibat kehujanan saat menuju lokasi distribusi PPS Desa Lebaka Kecamatan Munjul, Senin 15 April 2019 kemarin.

Kotak suara yang rusak itu meliputi semua jenis, dari mulai kota suara Pilpres hingga DPRD kabupaten, kota.Kotak suara yang yang Kotak PPWP 1 DPR RI 3 DPD 2 DPRD Provinsi 2 DPRD Kabupaten/Kota 2 Kotak Suara, jumlah 10 Kotak Suara, selain Kotak Suara yang rusak, ada surat suara DPD 160 lembar dan C1 Salinan DPR RI, 20 set juga rusak.

Advertisement

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmad Suja’i saat dikonfirmasi menuturkan, sejumlah kotak suara itu kehujanan saat berada di tengah perjalanan dari PPK menuju PPS.

” Mungkin karena masuk ke sela-sela kantung plastik pembungkus kotak suara karena hujan deras. Itu pun terjadi saat pertengahan perjalanan. Mungkin penutup mobil itu terpalnya rembes,” kata Sujai, Selasa 16 April 2019.

Sujai menambahkan, kita memastikan bahwa perlengkapan logistik yang lain masih dalam keadaan baik, termasuk surat suara dan formulir salinan C1 yang berada dalam kotak suara. Pasalnya, kedua logistik tersebut sudah dilapisi oleh plastik transparan. Walupun ada bebarapa yang sedikit basah, semua di gantikan dengan yang utuh.

” Logistik lainnya aman tidak basah dan masih bisa digunakan. Tetapi sudah terselesaikan karena kita ada kotak suara cadangan. Setiap dokumen kami masukan kantung plastik transparan,” jelasnya.

Sedangkan mengenai kebutuhan logistik, Sujai mengklaim bahwa semua kebutuhan logistik sudah terpenuhi. Pendistribusian dari gudang KPU pun sudah hampir selesai. KPU hanya menyisakan penyaluran logistik ke Kecamatan Karangtanjung.

” Distribusi sudah hampir selesai. Tetapi dari PPK ke PPS tertunda karena kemarin hujan deras jadi mereka menghentikan dulu. Dari KPU ada beberapa logistik yang belum ke Karangtanjung. Tapi sore ini sudah clear lah,” tutup Suja’i.

Sementara itu, Ketua PPK Munjul Ade Anwar mengatakan, sebetulnya kotak suara yang rusak hanya berjumlah 6 buah. Namun lantaran 4 kotak lain mulai lembab, maka pihaknya ikut menggantinya untuk menghindari persepsi yang keliru dari pemilih. Kemudian ada kertas suara DPD yang basah sedikit dan C1 salinan, selain Kotak Suara yang rusak, ada surat suara DPD 160 lembar dan C1 Salinan DPR RI, 20 set juga rusak, tapi semua sudah kita ganti.

” Walaupun tidak basah, tapi karena lembab jadi kita ganti untuk menghindari persepsi, termasuk kertas suara DPD dan C1 Salinan, semua sudah di ganti dan sekarang tidak ada masalah, semua sudah terselesaikan” terangnya.

Ade mengklaim, proses pengawalan dan pengamanan sudah diupayakan dengan semaksimal mungkin. Namun karena hujan yang terjadi di luar dugaan kita, hujannya cukup deras dan di barengi dengan angin dan petir, kemudian kondisi kita pas di tengah hutan sehingga tidak ada tempat untuk berteduh, maka air meresap hingga membasahi kotak suara.

” Cuma potensi hujan diluar dugaan karena bercampur petir. Jadi mungkin dari terpal itu ada resapan masuk plastik ke kotak. Terlebih jalan juga hancur sehingga laju mobil pelan. Jadi ke lokasi saja butuh perjuangan,” tandasnya.