BUANAINDONESIA.CO.ID – GARUT – Pasca kejadian longsor dan pohon tumbang pada hari senin ( 15/04 ) di Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, tepatnya di Jalan Propinsi Pangalengan – Rancabuaya Kp.Cimuning Cigembong Rt.04 Rw.04 Desa Giri Mukti Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, yang mengakibatkan kendaraan roda empat maupun roda dua tidak bisa melintas.
Pada hari Selasa tanggal 16 April 2019 pukul 06.00 WIB alat berat dari PU Propinsi membersihkan material longsor sehingga pada pukul 08.50 WIB kendaraan roda empat dan roda dua sudah bisa melintas dengan sistim buka tutup.
Kejadian yang diakibatkan derasnya hujan pada senin tanggal 15 April 2019 tersebut menyebabkan 7 titik longsor di wilayah Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, antara lain, Cikawung, Gunung Batu, Ciawi Tali, Cimuning Cigembong, Pasir Garu, Pasir Ajing dan jembatan putus ( di Sungai Cijegang ) jalan Desa Giri Mukti.
Danramil 1123/Cisewu, Kapten Arm Hariyanto, mengatakan, Karena letak geografis wilayah Kecamatan Cisewu adalah pengunungan dan perbukitan yang merupakan daerah rawan bencana longsor, maka pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat sekitar terjadinya bencana longsor, agar berhati – hati dengan longsor susulan, karenana apabila musim hujan tiba atau hujan di atas 2 jam maka akan terjadi banjir sehingga dihawatirkan terjadi longsor kembali.
” Demikian juga kepada pengendara roda empat dan roda dua yang akan melintasi jalur provinsi Pengalengan Rancabuaya agar benar – benar hati – hati karena ke 6 titik longsor tersebut terjadi di sepanjang Jalan Provinsi Pangalengan – Rancabuaya “, imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan korban materil timbunan jembatan putus ( Sungai Cijegang ), pungkasnya.










