Aktivis 1977 dan 1978 Sosialisasikan Tolak Politik Uang

25.304 dibaca
Forum Demokrasi Gerakan Mahasiswa 1977-1978 sosialisasikan pilkada anti politik uang, CFD Dago. Minggu, 4 Maret 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Forum Demokrasi Gerakan Mahasiswa Tahun 1977 dan 1978 menegaskan, masyarakat harus bisa mengawal gelaran Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 dari rawannya politik uang.

Advertisement

Hal itu ditekankan para aktivis 1977 dan 1978 dalam sosialisasi tolak politik uang kepada pengunjung Car Free Day (CFD) Dago, Minggu, 4 Maret 2018.

Dalam sosialisasi yang dinamai gerakan anti politik uang itu, mereka membagikan stiker yang berisi ajakan untuk menolak money politics.

Acara juga dikemas dengan penampilan musik dari komunitas pengamen jalanan Bandung. Para pengunjung CDF Dago juga diajak membubuhkan tanda tangan tolak politik uang.

“Kami hanya ingin mengontrol, mensosialisasikan, bahwa Pilkada di Jabar harus kita kawal betul-betul. Tolak calon-calon yang memberi money politics,” kata Ida Nuradia, koordinator acara tersebut.

Ida menambahkan, sebelum Pilkada serentak 2018 berlangsung sudah banyak kasus-kasus dugaan korupsi yang menjerat calon-calon kepala daerah. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat agar bisa mengawal proses demokrasi di Indonesia.

“Ini sebenarnya (politik uang) sudah dari dulu ya ada. Tapi kita tetap harus mengawal, karena politik uang merusak sistem demokrasi kita,” lanjutnya.

Menurutnya, politik uang tidak hanya dalam bentuk memberikan uang, namun juga dikemas dalam pemberian sembako, alat ibadah, dan bantuan lain itu yang mengarahkan dari paslon untuk memilihnya.

“Jangan pilih calon yang melakukan politik uang,” pungkasnya.

Editor: NA