
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Sinergitas Pejabat tinggi kabupaten Garut menjalar ke jajaran bawah, terbukti respon cepat Camat Karangpawitan Rena, Kapolsek AKP Suhendar dan Danramil Kapten Saepudin dalam menyikapi kondisi keluarga Eti.
Camat Karangpawitan Rena mengatakan, pihaknya telah berkordinasi dengan Desa, RT, RW dan BPD untuk segera membantu Ibu Eti dengan membangun rumahnya yang saat ini sudah tidak layak huni.
” kami berkordinasi dengan pemerintah desa setempat, serta berkolaborasi dengan Komunitas Subuh Akbar untuk membangun rumah Eti yang akan di mulai pada hari Sabtu 25 Agustus 2018,” kata Rena Kamis, 23 Agustus 2017 di kantor desa Tanjungsari Karangpawitan.
Tambah Rena, bersama Forkopim kecamatan Kapolsek dan Danramil Karangpawitan kita bersama bergotong royong dalam rencana pembangunan rumah Eti nanti.
” sesuai arahan pimpinan kami bertiga, maka kami sepakat untuk membangun rumah Ibu Eti melalui sumbangan dari kami dan para donatur yang berkolaborasi dengan Komunitas Subuh Akbar saudara Surya,” tambah Rena.
Kapolsek Karangpawitan Kompol Suherndar menambahkan, kemungkinan pembangunan rumah akan menjadi dua bagian.
” Karena ada dua keluarga disana, yakni keluarga Ibu Eti dan Keluarga Bu Cicih Ibu kandung dari ibu Eti, kita akan upayakan untuk di bangun satu rumah tapi untuk ditempati dua keluarga dengan sistem ada pemenggalan ruangan,” tambah Kapolsek Kompol Suherman.
Sementara itu Danramil 1102 Kapten Saepudin menyatakan, untuk pengerjaan pembangunan , Koramil akan menurunkan beberapa anggotanya untuk turut membangun sesuai keahlian anggota masing masing,” Jadi ada anggota Koramil 1102 yang akan kita perbantukan untuk membantu dalam pembongkaran maupun pembangunan nanti”, pungkas Kapten Saepudin.
Eti (46) saat dimintai tanggapannya merasa senang akhirnya tidak lama lagi akan segera mendapat bantuan rumah yang layak.
” Alhamdulilah Akhirnya saya akan memiliki rumah yang selama ini saya idam – idamkan”, ucap Eti.










