BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Ketua Forum KSB Pandeglang Kabupaten Pandeglang, menilai mutasi Dua orang Guru PPPK di wilayah Kecamatan Angsana dinilai sarat dengan politik, pasalnya Dua orang Guru P3K tersebut mantan pelaksana Pemiliu Kecamatan (PPK) pada Pileg dan Pilpres 2024.
Beni Madsira mengatakan, mutasi 3 orang guru P3K dilingkup kecamatan Angsana, sarat dengan politik, bahkan dinilai ada unsur kebencian pribadi salah satu pejabat dilingkup Kecamatan Angsana, pasalnya sewaktu dua orang guru P3K sewaktu menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) waktu Pileg dan Pilpres 2024 ada konplik dengan salah satu pejabat di lingkup kecamatan Angsana.
” Sungguh aneh dan tidak masuk akal Guru P3K bisa di mutasi, bahkan yang membuat sayah aneh, se kabupaten Pandeglang hanya di kecamatan Angsana saja yang di lakukan mutasi, mutasi dari kecamatan Angsana ke kecamatan sumur, sehingga sayah menilai ini ada unsur politik dan kebencian pribadi, sehingga pihak kecamatan membuat laporan ke bupati yang berlebihan, ini jelas sudah keluar dari sipat propesional sebagai pejabat pemerintah,” Ungkap Beni Madsira.Senin 15 Juli 2024
Lanjut Beni, Dua orang Guru P3K yang di mutasi juga anggota KSB Kampung Siaga Bencana kecamatan angsana yang aktif sebagai relawan kebencanaan, yang selalu membantu pemerintah dalam penanganan kebencanaan.
“Beni menyatakan dua orang guru P3K tersebut adalah anggotanya maka dia sangat menyayangkan tindakan Camat selaku pimpinan wilayah di kecamatan Angsana, yang meminta kepada BKSDM Kabupaten Pandeglang untuk memutasi dua orang guru tersebut. Dengan alasan yang tidak jelas, apakah guru P3K bisa dimutasi atau tidak, hal ini akan menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat, sementara di kecamatan lain tidak ada mutasi guru P3K, ini jelas sarat dengan politik dan seolah ada kebencian pribadi,’ jelas Beni.
Sementara Camat Kecamatan Angsana Acep Jumhani ketika di kompirmasi lewat pesa Whatsaf, bahwa semua penilaian bukan dari camat tetap dari sekmat dan binwil.
” Bukan sajah laporan dan penilaian camat tetapi laporan dari sekmat juga dan binwil, ” Kilahnya








