Anggaran Kendaraan Dinas Bupati Fantastis

13.794 dibaca

Gambar Ilustrasi APBD Banten

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Masih ingatkah dengan ucapan Bupati Pandeglang Irna Narulita ketika awal menjabat akan melakukan penolakan pengadaan kendaraan dinas (Randis). Tapi, pada faktanya, anggaran itu tertera di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2017 sebersar Rp 4.309.360.000,-.

Advertisement

Saat dipertanyakan langsung kebenarannya anggaran tersebut kepada Pelaksana jabatan Sekretariat Daerah (Pj-Sekda) Pandeglang, Ferry Hasanudin tidak menampikan adanya anggaran tersebut. Ia juga membenarkan, anggaran itu juga termasuk pembelian Randis untuk Bupati dan Wabup Pandeglang.

“Ya, Pimpinan juga kan belum ada kedaraan operasional, kalau soal rinciannya saya juga belum begitu tahu untuk apa-apanya. Akan tetapi yang jelas untuk kendaraan, kan ada SOTK baru atau dinas baru belum ada kendaraannya.” kata Ferry saat dihubungi melalui telepon selurernya, Senin 20 Februari 2017.

Saat dipertanyakan model kendaraan yang akan dibelanjakan baik untuk Bupati, Wabup dan SOTK baru. Kata Ferry, akan disesuaikan dengan jabatannya dan ada CC-nya sesuai pedoman yang berlaku. Keterkaitan akan dilaksanakannya kapan, ia juga masih menunggu dari pihak Provinsi Banten.

agung-suryamal-sosmed

“Kami masih nunggu, karena pedomannya pedoman SIM 2 GSO, nah harga satuanya kan harus ada standar. Semua itu dituangkannya dari pihak Provinsi Banten, jadi kami masih menunggu spesifikasi dan standar harganya. Kalau itu sudah turun akan segera dilaksanakan pengadaan tersebut.” ungkapnya.

Sementara, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan juga sebagai anggota DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi mengaku, ia juga belum mengetahui secara rinci anggaran sebersar Rp 4,3 milyar itu untuk kedaraan dinas mana saja. Akan tetapi, jika memang melihat dari kondisi Pandeglang yang saat ini sedang membutuhkan pembangunan, ia lebih menyarankan kepada Pemkab Pandeglang untuk menunda pengadaan Randis tersebut.

“Pemkab Pandeglang itu sesungguhnya bisa menunda belanja kedaraan dinas, dan dialihkan kepada belanja yang lebih mendesak atau harapan masyarkat Pandeglang. Artinya, bukan berarti sudah dianggarkan mesti dibelanjakan, bisa saja dialihkan kepada belanja yang lebih prioritas lagi.” Kata Hadi.

WhatsApp Image 2017-02-20 at 19.07.09

Menurutnya, ia juga belum tahu dari anggaran itu ada untuk pembelian mobil Bupati dan Wabup Pandeglang. Karena menurut Hadi, waktu pembahasan belum muncul persoalan tersebut.

“Oh ada, saya malah gak tau tuh karena kemarin belum muncul waktu dipembahasan. Masa sih ada, kalau saya sih menyarankan sebaiknya melihat kondisi APBD Pandeglang, yang jelas Pemkab harus mendunda pembelian Randis tersebut. Nah kecuali Randis yang memang mendesak seperti ambulan dan pengangkut kebersihan.” Pungkasnya.