Apresiasi Disampaikan Disdik Garut Kepada SMPN 2 Garut Atas Raihan Adiwiyata Mandiri

20.735 dibaca


BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Setelah penantian selama 3 tahun, akhirnya di tahun 2018 Sekolah Menengah Negeri ( SMPN ) 2 Garut meraih penghargaan “Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2018 “, penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup,hal ini disampaikan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Garut Totong kepada Buanaindonesia, Sabtu 22 Desember 2018.

Totong mengatakan, untuk meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri tidak lah mudah, karena dicapai dengan persaingan skala nasional serta ada tahapan prosedur yang harus dilewati, salah satunya harus pernah mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional.

Advertisement

” Selain mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional, sekolah harus membina minimal 10 sekolah imbas/binaan yang belum menjadi sekolah Adiwiyata sampai menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten/Kota dan pada saat penilaian tahun berjalan memiliki nilai minimal 72″, jelas Totong.

Untuk itu lanjutnya, dengan prestasi yang diraih SMPN 2 Garut dapat memicu sekolah – sekolah lainnya untuk dapat menerapkan program – program yang berbasis Lingkungan di Sekolahnya.

” Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih SMPN 2 Garut, dengan prestasi ini menambah daftar panjang prestasi bidang pendidikan di kabupaten Garut, setelah sebelumnya mendapat penghargaan index kelola tahun 2018 yang di gagas PT Katadata dan UGM, semoga sekolah yang lain dapat mencontoh dan menerapkan program ini”, kata Kadisdik Garut Terpilih ini.

Bagi Disdik Garut sendiri sambung Totong, selalu bekerjasama dengan Dinas Lingkungan hidup terus berupaya untuk membina sekolah – sekolah mulai jenjang SD maupun SMP sesuai Komitmen Bupat Garut untuk selalu berinovasi dan berkresrivitas.

” Program adiwiyata mendorong tumbuhnya sekolah dengan tata kelola yang baik yang dapat memberikan pembelajaran warga sekolah untuk bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Diharapkan dengan program Adiwiyata ini, warga sekolah diajarkan untuk peduli dan berbudaya lingkungan serta berkarakter cinta lingkungan dan itu akan kita terapkan di sekolah – sekolah yang ada di kabupaten Garut” pungkas Totong.

Sementara Kepala SMPN 2 Garut Budi Suhardiman menambahkan, Program Adiwiyata Tingkat Nasional terdiri dari Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional. Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional, telah membina minimal 10 sekolah imbas/binaan yang belum menjadi sekolah Adiwiyata sampai menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten/Kota dan pada saat penilaian tahun berjalan memiliki nilai minimal 72.

” Alhamdulilah setelah melalui perjuangan yang panjang selama tidak kurang dari tiga tahun SMPN 2 Garut mendapat penghargaan dari KLH dan Kemendikbud sebagai sekolah adiwiyata mandiri. Ini tentu saja merupakan buah dari kerjasama dan dukungan dari semua pihak sehingga kami meraih penghargaan tertinggi bagi sekolah di bidang lingkungan hidup,” ujar Budi Suhardiman.