Awalnya Kaget, Akhirnya Ahmad Heryawan Resmikan ‘Puncak Aher’

21.085 dibaca
Gubernur Aher saat meresmikan puncak Aher, Pelabuhanratu Sukabumi, Jumat 20 April 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/ Dini Kamilani)


BUANAINDONESIA.CO.ID, SUKABUMI- Gubernur Jawa Barat Ahmad Haryawan atau biasa disapa Aher resmikan berdirinya monumen puncak Aher, yang terletak di daerah berbukit, di sekitar Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat 20 April 2018.

Aher sendiri mengatakan, bahwa pada awalnya Ia pun merasa kaget ketika tempat tersebut dinamai Puncak Aher oleh warga setempat. Namun, saat ini Ia merasa bersyukur namanya dikenang warga, dan diabadikan dalam sebuah monumen.

Advertisement

“Warga setempat yang memberikan nama karena saya pernah ke sana dan difoto di sana, dan fotonya viral di media sosial,” ungkap Gubernur Aher.

Puncak Aher, menjadi salah satu, dari beberapa titik di kawasan Ciletuh – Palabuhanratu, yang menjadi lokasi favorit wisatawan untuk menikmati view atau lanskap alam suatu Geopark. Dari sana, terlihat luas bentangan alam mulai dari pegunungan, dataran, pantai, dan lautan sejauh mata memandang.

Aher menjelaskan, bahwa Puncak Aher bisa diakses lewat arah masuk ke Geopark Ciletuh dari Paltiga, Kabupaten Sukabumi. Saat ini terdapat tiga puncak di kawasan tersebut yakni Puncak Panenjoan, Puncak Aher, dan Puncak Darma.

“Kan ada tiga arah menuju Geopark Ciletuh, pertama dari Waluran, kedua arah Palabuhanratu, dan ketiga arah dari Paltiga,” ungkap Aher.

Monumen puncak Aher ini, merupakan titik yang mengasyikan, dan jadi favorit para atlet paralayang untuk ‘take off’, dan terbang menikmati bentang alam Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu dari udara.

“Kawasan puncak Aher ini disukai atlet paralayang karena anginnya terasa lembut dan tidak menimbulkan goyangan sehingga nyaman bagi para penikmat olahraga paralayang,” tambahnya.

Adapun puncak lain, yang memiliki pemandangan bagus, turut diresmikan Gubernur Jawa Barat pada hari itu yakni, Monumen puncak Darma, juga Monumen Curug Cimarinjung.