Banjir Besar Diduga Akibat Dari Berdirinya Pagar Beton

15.119 dibaca

BANJIR DIDUGA BERDIRINYA PAGAR BETON INI

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Pembahasan hangat masyarakat desa mekarsari tentang pagar beton di KM 8 Panimbang, diduga sebagai pemicu terjadinya banjir terbesar hingga mengakibatkan pemukiman penduduk sekitar dan akses jalan utama Panimbang-Cibaliung, lumpuh total. Sabtu 11 Februari 2017.

Advertisement

Oka bachtiar asal panimbang, menjelaskan bahwa sebelum dibangun pagar beton tersebut, aktifitas masyarakat di jalur Panimbang-Cibaliung masih normal.

“Tidak dipungkiri memang sebelum adanya pemagaran (pagar beton) dilokasi tersebut, dikala musim penghujan sering kali terjadi banjir, namun aktivitas masyarakat dan arus kendaraan Panimbang – Cibaliung tetap berjalan lancar. Karena aliran air sungai yang berasal dari pemukiman penduduk menuju laut cukup normal.” kata Oka.

Oka berharap agar pemkab Pandeglang segera melakukan klarifikasi kembali dilokasi tersebut.

“Kepada pemkab Pandeglang agar segera lakukan klarifikasi kembali kelapangan. Setidaknya tim ahli yang membidangi hal tersebut dapat mengkaji kembali atas berdirinya bangunan tembok beton tersebut. Jika terbukti melanggar aturan agar segera lakukan teguran jika perlu tindak sesuai aturan yang berlaku. Musibah tersebut berdampak sangat merugikan baik kepada masyarakat sekitar maupun arus Lalu lintas umum” ucap Oka.

agung-suryamal-sosmed

Sementara Sukarna Jaya selaku kepala desa Mekarsari saat dikonfirmasi oleh BUANAJABAR.COM tidak dapat berbuat banyak. Menurutnya awal kepemimpinannya keadaan lahan dan bangunan tersebut telah berdiri lama.

“Ironis, kami tidak pernah diundang bahkan tidak ada pemberitahuan dari pemilik lahan teraebut. Bayangkan sejak kepemimpinan saya sebagai kepala desa Mekarsari hingga saat ini pun, pemilik lahan tidak pernah datang ke kantor desa.” pungkasnya.

(Editor: Ekky)