Banprov Desa Caringin: Untuk Pengaspalan Jalan Desa Caringin – Sangkalih

17.516 dibaca

Banprov Desa Caringin,Untuk Pengerasan Jalan Desa Caringin-Sangkalih

BUANAJABAR.COM, SUKABUMI – Sisa Dana Bantuan Provinsi (Banprov), sebesar Rp.50 juta, desa Caringin, kecamatan Gegerbitung, kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dialokasikan untuk pengerasan (Pengaspalan) jalan desa, untuk menghubungkan kampung Caringin dan kampung Sangkalih yang sudah rusak, dengan panjang sekitar 335 meter, dan lebar 2,5 meter.

Advertisement

Tujuan pengerasan pengaspalan jalan desa tersebut, untuk meningkatkan akses perekonomian, kesejahteraan masyarakat, dibidang ekonomi, pendidikan serta kesehatan.

Kepala Desa Caringin Nanang Suarna, didampingi sekertaris desa Eman Hermansyah, SE. menjelaskan, sisa anggaran (Banprov) sebesar Rp 50 juta, yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada akhir tahun 2016, baru bisa dicairkan awal tahun 2017.  Itu pun, dialokasikan untuk pengerasan (pengaspalan) jalan desa.

‘’Kami pemerintah desa bersama masyarakat desa Caringin, sedang melaksanakan pengerasan (pengaspalan) jalan desa, yang dialokasikan dari anggaran Banprov, yang mana pengerasan jalan desa ini, merupakan akses vital bagi warga dalam beraktivitas dan salah satu penentu juga dalam meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.’’ tuturnya.

agung-suryamal-adv

Lebih lanjut Nanang Suarna mengatakan, bantuan Gubernur ini sangatlah bermanfaat bagi warganya, yang mana pengerasan akses jalan desa ini, telah lama didambakan oleh warga.

‘’Program bantuan seperti ini sangatlah bermanfaat untuk masyarakat, dan program tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Karena dengan dibangunnya infrastruktur ini, bisa melancarkan arus lalu lintas warga sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat.’’ pungkas Nanang.

Sementara itu, TPK Desa Caringin Asep, mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah Provinsi melalui pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan, untuk pembangunan pengerasan jalan desa, yang dilaksanakan pemerintah desa melalui hasil musyawarah warga masyarakat, yang mana pengerasan jalan desa ini menjadi skala prioritas warga.

“Saya pun berharap kedepannya bantuan (Banprov), melalui pemerintah daerah, tentang pencairan Banprov, tidak setengah-setengah dan tepat waktu, karena bisa menghambat pembangunan yang sudah direncanakan.’’ ucapnya.

(Editor: Ekky)