Baznas Garut Gelar Pengangkatan Ketua UPZ Kecamatan dan Rapat Koordinasi.

12.189 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT- Guna mengisi kekosongan ketua Unit Pengelola Zakat ( UPZ ) tingkat kecamatan , Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) kabupaten Garut menggelar Pelatihan dan Pengangjatan ketua UPZ se kabupaten Garut yang dilaksanakan di aula Baznas Jalan Proklamasi , Garut Kota, Senin 21 Februari 2022.

Acara dihadiri oleh Ketua Baznas Garut H Abdulah Efendi, Wakil Ketua Cecep Rukmana dan Dewan Pengawas Baznas Garut H Suherman.

Advertisement

Usai kegiatan Ketua Baznas kabupaten Garut Abdullah Efendi mengatakan, hari ini Baznas kabupaten Garut melaksanakan agenda pelatikan para ketua UPZ di tiap – tiap kecamatan, dilanjutkan dengan rapat kerja dan sosialisasi tidaklanjut rencana Baznas Garut untuk pengesahan Peraturan Bupati ( Perbup ) untuk gerakan Infaq dan Sodakoh di masyarakat.

” Kita bersama Asda akan mendorong adanya Perbup gerakan Infaq dan zakat, karena dana yang besar itu datangnya dari infaq , untuk itu kita perlu payung hukum sehingga legalitas formal, sesuai apa yang di canangkan Baznas pusat” kata Ketua Baznas.

Masih kata Baznas, visi utama Baznas dengan Pemkab Garut sangat selaras, dimana Garut yang mempunyai vis Garut Bertaqwa, Maju dan Sejahtera, Baznas juga memiliki misi mensejahterakan umat.

” Salah satu misi bertaqwa menurut agama adalah bagaimana orang suka berinfaq dan berzakat, sebagaimana menurut Surat Al Imron ayat 130, salah satu indikator orang bertaqwa adalah dengan membayar zakat dan melaksanakan infaq, semoga sebelum bulan puasa perbup itu dudah disahkan oleh Bupati” harap Efendi.

Sementara itu Dewas Baznas Garut H Suherman menyampaikan, ada beberapa point yang disampaikan dalam kegiatan pembukaan rapat kerja UPZ yang baru saja dilaksanakan Baznas Garut.

” Pertama selamat kepada para pengurus Baznas di tingkat kecamatan yang telah dikukuhkan barusan, yang saat ini dijabat oleh Sekertaris Kecamatan sebagai UPZ Garut , yang kedua untuk segera melakukan edukasi dan sekaligus juga mendongkrak pengumpulan sodakoh dan infaq melalui masyarakat umum bukan saja dari yang sudah ada, sehingga bisa menghasilkan dana yang cukup baik, sehingga apabila nanti diperlukan untuk masyarakat yang tidak mampu Baznas bisa langsung menyalurkan ” terangnya.

Kemudian sambung Suherman, yang ketiga menjelang bulan Romadhon mrupakan moment yang tepat bagi Baznas dalam melakukan kegiatannya bisa didukung penuh oleh UPZ kecamatan

” Momentum yang tepat Bulan Romadhon adalah Bursa Amal,bursa Infaq dan Sodakoh, kesempatan itulah UPZ kecamatan dan seluruh yang ada bisa bekerjasama meningkatkan infaq dan sodakoh di tiap kecamatan” pungkasnya.