Baznas Garut Salurkan Program Garut Peduli Di Desa Rancabango

714 dibaca
Baznas Garut Salurkan Program Garut Peduli Di Desa Rancabango

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Melalui kerjasama antara Dinas Pertanian dan APTI Garut, Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) kabupaten Garut menggelar Silaturahmi, Sosialisasi dan Penyaluran program Garut Peduli dengan memberikan bantuan Rehab Rumah kepada warga desa Rancabango kecamatam Tarogong Kaler yang dihadiri oleh Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman.

Dalam kesempatan itu Wabup Helmi Budiman mengatakan, Ini bantuan kepada para petani Kabupaten Garut yang memang tidak mampu dan memang dia profesi nya sebagai petani, petani-petani kita Ini banyak yang miskin dikarenakan kebanyakan buruh tani

Advertisement

” Kalau pun mempunyai lahan, lahannya kurang daripada 1/3 hektar, kalau rata-rata 0,1 sampai 0,2 hektar, jadi memang tidak mencapai skala ekonomi pertanian,” kata Wabup.

Lanjut Wabup, sehingga nasibnya masih seperti ini dan kita bantuan yang sifatnya fisik dari Baznas, dinas Pertanian berupa bimbingan, bagaimana intensifikasi agar hasil pertaninnya lebih baik, lebih banyak dan juga bagaimana caranya agar hasil panennya harganya lebih meningkat dengan pengolahan pasca panen.

Baca juga : Bupati Garut Nantikan Kedatangan Wisatawan

“InsyaAllah dengan adanya pengolahan pascapanen Ini bisa 2 -3 kali lipat. Sekarang saja uang yang beredar di petani tembakau Ini mencapai Rp. 200 Miliar, itu bisa meningkat 400-600 Miliar dan uang yang beredar Ini cukup besar, “ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pertanian Garut Beni Yoga di Kabupaten Garut itu 28,7% petani, 78% lebihnya itu dari 28,7% itu miskin atau petani burem, yang artinya kalau melihat seperti itu ada sekitar 500.000 orang petani kabupaten Garut yang kondisinya tadi buram dan cenderung miskin.

” Sehingga kemarin kita berkomunikasi dengan Ketua Baznas untuk bantuan Rutilahu dan Alhamdulillah pak ketua Baznas membantu 2 unit Rutilahu dari 10 unit yang diajukan dan akan terus dibantu secara bertahap,” Ujarnya.

Masih kata Beni, saya sangat berterima kasih sekali kepada baznas yang telah membantu para petani kami, keduanya kami juga mendorong kepada para petani yang sudah mampu untuk menyisihkan sebagian rezekinya dari produksi mereka untuk memberikan zakatnya Ke Baznas.

” Ini untuk menginisiasi juga para asosiasi petani lain untuk melakukan hal ini. artinya pengetasan kemiskinan di Kab. Garut tidak hanya oleh pemerintah saja, tetapi juga kita mendorong lapisan Masyarakat khususnya para petani dan juga jajaran kami untuk melakukan hal yang sama. sehingga mudah dengan kebersamaan pemberian zakat ini kondisi kemiskinan di Kabupaten Garut bisa diatasi, ” Pungkasnya

Sementara Ketua Baznas Garut Rd H Aas Kosasih, mengungkapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian, jadi ketika kami ini mengadakan pendekatan dengan zakat profesi dalam hal ini ASN terus Inten. kami juga ada eksplorasi dan eksploitasi kepada zakat zakat maal yang lainnya salah satunya zakat yang ada di ruang lingkup dinas pertanian kepada para asosiasi, para petani yang sekiranya mampu untuk membayarkan zakat tijaroh, zakat pertanian dan sebagainya.

” Ya, salah satunya, rutilahu ini. Dari 7 yang di usulkan dari Dinas pertanian baru 2 yang terealisasikan dan nantinya akan diselesaikan secara bertahap terus menerus, ” Ujarnya.

Sambung Aas, timbal baliknya seperti tadi yang dikatakan kepala dinas, ketika para petani termasuk sasaran pendistribusian kepada kita. Dan kita ini dengan dinas-dinas terus melakukan pendekatan pendekatan, bukan saja dengan dinas pertanian saja, tapi seperti dinas peternakan, dinas pendidikan dan sebagainya.

” Sehingga, zakat profesi maupun zakat maal, saya ingin semuanya terakomodir dan manfaat untuk yang lainnya, ” ucapnya.