Baznas Tanggap Bencana Siap Siaga

2.057 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID,SUMEDANG-
Setelah usai membantu penanganan korban tanah longsor di cinanjung kecamatan cimanggung kabupaten sumedang, seluruh personel baznas tanggap bencana kabupaten sumedang ditarik kembali ke kantor Baznas, namun walaupun sudah ditarik seluruh personil baznas tanggap bencana tersebut tetap siap siaga untuk diterjunkan kembali ke lapangan.

Barangkali tidak semua masyarakat hapal apa itu baznas tanggap bencana (BTB), baznas tanggap bencana adalah unit kerja dari bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS yang bertugas mengurangi dampak bencana yang mengakibatkan kemiskinan dan menekan risiko keterparahan kemiskinan akibat bencana,BTB bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Pengurangan Risiko Bencana (PRB) melalui edukasi; menangani korban bencana melalui tahapan Rescue, Relief, Recovery, Recontruction; serta menumbuhkan jiwa kerelawanan di masyarakat, menguatkan kapasitas dan membangun jaringan Relawan.

Advertisement

Ayi Subhan Hafas ketua baznas kabupaten sumedang mengatakan, Baznas tanggap bencana merupakan garda terdepan dari baznas dalam merespon kejadian bencana, seperti kejadian bencana tanah longsor di cinanjung, sejak hari pertama kejadian baznas tanggap bencana sudah turun ke lapangan untuk membantu evakuasi para korban serta mendirikan dapur umum.Ucapnya.Selasa.19 Januari 2021.

” Kecepatan dalam merespon kejadian bencana adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para korban bencana, Untuk mendukung upaya tersebut BAZNAS Tanggap Bencana kabupaten sumedang selalu siap membantu masyarakat”

Sementara Dadan.S.Sos humas baznas kabupaten sumedang menambahkan, Para personel baznas tanggap bencana merupakan tenaga terlatih yang selalu siap siaga untuk memberikan bantuan dalam Penanganan Korban Bencana melalui kegiatan Rescue (upaya penyelamatan secara cepat dan tepat untuk mengurangi jumlah); Relief (bantuan kebutuhan dasar untuk mengembalikan kemandirian korban); Recovery (mengembalikan keadaan sebelum terjadi bencana); dan Recontruction (pembangunan kembali sarana prasarana yang rusak akibat bencana menjadi lebih baik.

” Para personel baznas tanggap bencana merupakan tenaga terlatih ditambah dengan tenaga sukarelawan” Pungkasnya.