SUKABUMI, BuanaJabar.com – Dua kampung di Desa Bantargadung, kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi, Selasa 23 Agustus 2016 kemarin, nyaris saling serang. Ratusan warga dari Kampung Bantar Gadung Hilir dan warga Kampung Darussalam Pasapen, sudah siap siaga dengan membawa sejata tajam berupa Golok, Samurai, Clurit hingga Bambu runcing. Beruntung, dua kelompok massa tersebut berhasil dihadang oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri yang diterjunkan Polres Sukabumi setelah mendapat laporan warga.
Sekretaris Desa Bantargadung Aden, menyebutkan. Februari lalu pertikaian pemuda di dua kampung itu pun sempat terjadi. Menurutnya kedua kampung tersebut sudah menjadi musuh Bebuyutan sejak lama, namun entah apa yang menjadi pemicu upaya penyerangan kali ini. Menurut Aden bentrokan tersebut biasanya kerap terjadi pasca pertandingan sepak bola dan motocross.
Hingga Rabu pagi 24 Agustus 2016, puluhan personel Polres Sukabumi masih tetap berjag guna mengantisipasi tewrjadi bentrok, sementara dikedua Kampung yang bertikai, suasana masih memanas dan tampak beberapa orang warga masih menenteng senjata tajam.
Kapolsek Warungkiara, AKP Ridwan mengatakan pihaknya akan berusaha memediasi dua kubu yang terlibat perselisihan ini.
“Kita akan selesaikan hal ini dengan cara musyawarah di Mako Polres Sukabumi,” tegas Ridwan.










