BPD Limbangan Tengah Pertanyakan Aset Bumdes Yang Dilisingkan

5.083 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) desa Limbangan Tengah  Kurnaedi mempertanyakan aset Bumdes berupa kendaraan roda 4 yang dilisingkan oleh Ketua Bumdes Cepi hingga jatuh ke tangan orang lain.

” Kami sebelumnya tidak mengetahui adanya kejadian ini, tetapi setelah ada korban atas nama Kosasih yang merasa dirugikan oleh Ketua Bundes, baru terungkap bahwa surat kendaraan roda 4 milik Bumdes telah digunakan sebagai agunan pinjaman uang ke salah satu lising dengan menggunakan aplikasi atas nama Kosasih”, kata Kurnaedi, Selasa 13 Agustus 2019.

Masih kata Kurnaedi, terungkapnya kasus ini berawal dari pengakuan Kosasih yang namanya digunakan untuk meminjam uang ke lising dengan agunan surat kendaraan roda 4 milik Bumdes atas perintah ketua Bumdes Limbangan Tengah Cepi.

” Karena Cepi tidak membayar angsuran selama 2 bulan, Kosasih merasa gerah karena dirinya yang menjadi sasaran pihak lising, yang akhirnya mobil tersebut ditahan oleh kosasih dengan tujuan agar Cepi membayar angsuran” terangnya.

 menurutnya, permasalahan ini harus segera diselesaikan secepatnya, karena mobil itu milik Bumdes bukan milik pribadi yang bisa digunakan seenaknya saja.

” Saya minta Ketua Bumdes harus segera menyelesaikan permasalahan ini”, pintanya.

Sementara itu Kepala Desa Limbangan Tengah Tata saat ditemui usai menghadiri pelantikan anggota dewan di DPRD Garut mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya kejadian ini.

” Saya baru tahu mobil Bumdes dijadikan agunan pinjam uang ke lising, saya minta BPD untuk segera mengambil tindakan dan meminta pertanggungjawaban ketua Bumdes Cepi”, kata Tata.

Sambung Tata, BPD sebagai tim pengawas Bumdes harus segera menyelesaikan permasalahan ini dengan memanggil pihak – pihak yang bersangkutan dengan masalah ini.

” Saya meminta BPD untuk segera memanggil ketua Bumdes , hal ini sesuai dengan tugas BPD sebagai tim pengawas Bumdes di desa” pungkasnya.