Bupati Buka Rakor Pendidikan, Ini Yang Disampaikannya

595 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG  РBupati Pandeglang Irna Narulita meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dibdikbud) Pandeglang menindaklanjuti hasil dari kegiatan rakor pendidikan. Ucapan tersebut di lontarakan dalam acara membuka Rapat Kordinasi (Rakor) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Mutiara Carita, Rabu 12 Februari 2020.

Kegiatan Rakor ini harus ditndak lanjuti oleh pegawai yang ada di Lingkup Dinas Pendidikan, jangan hanya dijadikan acara seremonial.

” Harus fokus sehingga ada yang menjadi prioritas baik dalam segi pembangunan sarana pendidikan maupun sumberdaya para gurunya ” Dikatakan Bupati Pandeglang Irna Narulita pada acara Rakor Pendidikan.

Diakui Irna, sudah banyak sarana pendidikan yang dibangun selama dirinya dan Tanto Warsono menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

” Kurang lebih ada 5.710 ruang kelas Sekolah Dasar (SD), yang sudah diperbaiki 4.902. Pembangunan ruang kelas baru SD sebanyak 103, dab SMP sebanyak 54 ruang kelas baru, berikan pendidikan yang maksimal kepada anak didik agar SDM masyarakat Pandeglang ini terus meningkat ” Jelanya.

Oleh sebab itu pada Rakor Pendidikan yang selalu digelar tiap tahun, Irna berharap ada pembahasan khusus bagi peningkatan sarana pendidikan yang belum terakomodir dan mutu pendidikan.

” Kami kira dari jumlah SD yang ada tinggal 15% lagi yang belum terealisasi, kami harap ini bisa segera selesai, diahir satu tahun kedepan masa kepemimpinan kami semiga semua bisa terselesaikan, tapi semua itu harus juga ada dukungan dari semua pihak terutama dari para pendidik ” harapnya.

Menindaklanjuti apa yang disampaikan Bupati Pandeglang, Kepala Dinas Pendidikan Taufik Hidayat membenarkan, jika pada rakor ini difokuskan pembahasan terkait mutu pendidikan. Jika bicara mutu Pendidikan, tentu berkaitan dengan kapasitas Guru dan Kepala Sekolah.

” Untuk itu kami akan memantapkan lagi Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam peningkatan kapasitas. Selain mutu Pendidikan, pada rakor ini juga dilakukan pembahasan tetkait pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Pandeglang. Rakor kali ini ingin menyisir dan menginventarisir sarana sekolah mana yang belum terbangun, sehingga ada pemerataan pembangunan dan tidak bertumpuk pada satu sekolah saja ” Jelas Tofik.