Bupati dan Apdesi Garut Angkat Bicara Prihal Keributan Yang Terjadi Di Liga Tiga Pilar ( Liga Desa )

9.826 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Munculnya aksi keributan yang kerap terjadi antar pemain dan suporter Liga Tiga Pilar ( Liga Desa ) yang diselenggarakan oleh PSSI kabupaten Garut, memicu Bupati Garut H Rudy Gunawan dan ketua Apdesi H Isep Basir angkat bicara untuk meminta PSSI melakukan evaluasi kembali digelarnya Liga Tiga Pilar ( Liga Desa ).

Advertisement

Usai menjadi Inspektur Upacara Bupati Garut meminta panitia Liga Desa untuk mengevaluasi kembali pertandingan Liga Desa yang dilaksanakan.

” Menyangkut Liga Desa, saya minta kepada Panitia sebelum saya dan pak Kapolres menghentikan coba lakukan konsolidasi dan evaluasi kembali ” ujar Bupati seusai memimpin upacara Harkitnas di Lapang Setda Pemkab Garut, Jumat 20 Mei 2022.

Lanjutnya, kepada kedua belah pihak yang memicu keributan harus diberikan sanksi oleh panitia.

” Jadi mereka yang berkelahi kedua timnya harus di gugurkan, saya minta digugurkan,” tegasnya

Rudy menyampaikan, untuk kegiatan itu pemerintah daerah telah memberikan bantuan untuk hadiah Liga Desa tersebut sebesar Rp200 juta.

Sementara hal yang sama disampaikan ketua Apdesi kabupaten Garut H Isep Basir, menurutnya, apabila pertandingan tidak dilaksanakan dengan Fair play, dan hanya menjadi pemicu keributan antar desa lebih baik dihentikan saja.

” Jangan sampai hanya karena sebuah pertandingan sepak bola, terjadi perpecahan antar desa, kita tidak mau seperti ini” ucap Isep Basir.

Untuk itu sambungnya, pihaknya sepakat apa yang disampaikan oleh Bupati Garut, bahwa panitia harus melakukan konsolidasi dan evaluasi dalam setiap pertandingan yang akan di gelar.

” Apabila terus terjadi keributan baik dari pihak pemain maupun sponsor saya setuju untuk diberikan sanksi digugurkan atau kalau perlu Liga Desa dihentikan saja” pungkas Isep Basir.