Pemkab Garut Gelar Upacara Peringatan Harkitnas 2022

3.213 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional ( Hardiknas ) yang dilaksanakan di halaman Setda Garut , Jumat 20 Mei 2022.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan selaku Inspektur Upacara dan di hadiri oleh Forkopimda kabupaten Garut, Para Kepala SKPD, tamu undangan dan peserta upacara.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara Rudy Gunawan membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informasi diantaranya :

1. Kita memperingati hari kebangkitan nasional yang ke-114. Pada tahun ini, “ Ayo Bangkit Bersama ” menjadi tema peringatan hari kebangkitan nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.

2. Peringatan hari kebangkitan nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah kebangkitan nasional, Mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 mei 1948,

3. Presiden soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan boedi oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh boedi oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

4. Boedi oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Saudara – saudari sebangsa dan setanah air,
Kiranya, semangat boedi oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini.

5. Di tengah krisis pandemi covid-19 dan konflik ukraina – rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.

6. Pada sisi penanganan covid-19 di tingkat nasional, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil yang positif, ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada di bawah angka 5000 kasus (data per 13 mei 2022). Selain itu, capaian vaksinasi covid-19 dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

7. Penanganan covid-19 yang membaik berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional.

Dari sisi produksi, tiga lapangan usaha mengalami pertumbuhan tinggi yakni:
Sektor usaha transportasi dan pergudangan 15,79%, Sektor jasa-jasa lain 8,29%, Sektor informasi dan komunikasi 7,14%

8. Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran indonesia sebagai presidensi g20 tahun 2022. Pada presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “ Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan.

9. Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global yang inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi energi berkelanjutan. Tema dan isu prioritas G20 yang diangkat Indonesia merupakan cerminan dari semangat kebangkitan yang kita rayakan pada hari ini, yakni di tengah keterpurukan akibat pandemi covid-19, tidak pernah meluruhkan cita kita untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat. Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini.

10.Saudara – saudari sebangsa dan setanah air,Mengutip ucapan dr. Sutomo “ selama banteng-banteng indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga.”

11. Ditengah momentum penanganan nasional covid-19 yang semakin membaik dan presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah dr. Sutomo untuk memperingati hari kebangkitan nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia, dunia pulih bersama. Ayo bangkit lebih kuat!!