BUANAINDONESIA.CO.ID, JOGYAKARTA – Hari kedua kunjungan kerja para Camat se kabupaten Garut yang di pimpin oleh Bupati H Rudy Gunawan didampingi Sekda Garut H Nurdin Yana, Asda bidang Perintahan H Suherman, Kabag Tapem Ganda Permana dan para Camat, Sabtu 25 September 2021, dengan menggelar Studi tiru dan simulasi di kecamatan ( Kemantren ) Kota Gede kotamadya Jogyakarta.
Adapun studi tiru yang di dapat diantaranya Inovasi pelayanan publik penangganan Covid 19 ( Goggrok Covid 19 ) dan pelayanan publik berbasis online, selain itu Sistem Pemerintahan Berbasis Online ( SPBE ) dan Pelayanan Adminstrasi Terpadu ( PATEN ) tingkat kecamatan.
Kepala Bagian Pemerintahan Ganda Permana kepada Buanaindonesia mengatakan, studi tiru dan simulasi ini sangat bermanfaat apabila dapat diterapkan di kecamatan yang ada di kabupaten Garut.
” Memang ada beberapa hal yang masih belum bisa diterapkan karena kendala geografis penduduk yang ada di kabupaten Garut, namun secara keseluruhan ini menjadi hal yang harus dilaksanakan di tengah era digitalisasi saat ini” kata Ganda Permana.
Masih dikatakan Ganda, melihat sistem elektronik digital saat ini, dengan satu sistem aplikasi yang terkoneksi dengan semua instansi pemerintahan memang menjadi tuntutan kerja pemerintah guna memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.
” Melihat apa yang ada di Kodya Jogyakarta, dimana menjadi satu acuan Kemenpan RB memang tidak salah, sebagai satu daerah yang SPBE, PATEN, penyusunan DTKS dan SAKIP kecamatannya terintegritas bisa menjadi percontohan bagi kecamatan yang ada di kabupaten Garut untuk diterapkan” tutur Ganda.
Sementara itu Camat Wanaraja Mia Herlina menyampaikan, apa yang di dapat hari ini menjadi satu pelajaran penting dalam memberikan pelayanan tehadap warga masyarakat.
” Tentunya kami sebagai pelaksana pemerintah kecamatan mendukung apa yang di dapat hari ini, bisa diimplementasikan di kabupaten Garut” ucap Mia Herlina.










