Bupati Garut Dorong Calon Kepala Sekolah Jadi Pemimpin Profesional dan Berorientasi Mutu

204 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut membutuhkan kepemimpinan sekolah yang kuat, tata kelola yang baik, serta sumber daya manusia yang kompeten. Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat melepas peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Abdusy Syakur menegaskan bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Berbagai komponen pendukung pendidikan perlu dibenahi secara berkesinambungan agar sekolah mampu memberikan layanan pembelajaran yang semakin berkualitas.

Advertisement

Menurutnya, penjaminan mutu menjadi salah satu aspek mendasar yang harus diperhatikan oleh setiap satuan pendidikan. Evaluasi terhadap indikator mutu sekolah perlu dilakukan untuk mengetahui bagian yang harus diperbaiki sekaligus menentukan langkah peningkatan yang tepat.

Selain penjaminan mutu, Bupati menilai pengelolaan sekolah turut menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Kepala sekolah dituntut mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara efektif, membangun sistem manajemen yang profesional, serta mengarahkan seluruh potensi sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, kompetensi dan profesionalisme seluruh unsur sekolah harus terus dikembangkan agar mampu mengikuti dinamika serta menjawab tantangan dunia pendidikan.

Diklat BCKS Tahun 2026 diharapkan menjadi sarana bagi para peserta untuk memperkuat kesiapan dalam mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin satuan pendidikan. Calon kepala sekolah diharapkan memiliki kemampuan manajerial, wawasan kepemimpinan, serta komitmen untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Peran kepala sekolah, lanjutnya, tidak sebatas mengurus administrasi dan operasional lembaga. Lebih dari itu, kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan kinerja tenaga pendidik, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak positif bagi peserta didik.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap proses pembinaan calon kepala sekolah tersebut dapat mendukung terwujudnya pengelolaan pendidikan yang lebih berkualitas. Dengan kepemimpinan yang kompeten dan tata kelola yang terarah, sekolah diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Garut.