Bupati Garut Membuka MPLS melalui Wabinar

2.924 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT -Bertempat di aula Dinas Pendidikan Garut jalan Pembangunan, Senin 13 Juli 2020 Bupati Garut H Rudy Gunawan membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) se kabupaten Garut melalui Tele Confrence ( Wabinar ) yang diikuti oleh 42 di Korwil Kecamatan (dipandu Para Camat, Korwil, Pengawas TK/SD, Penilik, Kepala PAUD/TK dan SD, Pengelola PKBM dan Forum Komite Kecamatan), 8 Rayon SMP (Para Pengawas Bina SMP, Kepala SMP, dan Forum Komite SMP).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Garut H Rudy Gunawan, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Kapolres Garut AKBP Dede Yudy Ferdiansah, Dandim 0611/Grt Diwakili ( Danramil Garut Kota Kapten Arh Edi ), Kepala Kejaksaan Negri Garut Sugeng Haryadi, Kepala Dinas Pendidikan Garut Totong, Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Alit Kadarusman, Kepala BKD Kab. Garut Didit F Putradi, Dewan Pendidikan Garut, Kepala Baznas Garut Rd H Aas Kosasih, Kepala Bank BJB Garut Maman Rukman.

Advertisement

Dalam sambutannya Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan, pendidikan merupakan satu yang sangat penting dan merupakan kewajiban kita semua untuk bisa melaksanakan dengan tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendidikan juga harus dilaksanakan secara tepat waktu sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan.

” Pendidikan harus semakin berkualitas meskipun ditengah wabah Covid 19, pendidikan tidak boleh terhenti karena itu kewajiban negara untuk memberikan akses pendidikan dan mencerdaskan bangsa” kata Bupati di awal sambutannya.

Sambung Bupati Rudy, hari ini seluruh sekolah Paud/TK, SD dan SMP baru saja melaksanakan penerimaan siswa baru yang telah diatur sesuai Aturan dari Permendikbud dan peraturan lainnya.

” Tentu saya berharap para kepala sekolah yang menerima siswa baru bisa langsung melakukan langkah kongkrit memberikan kepastian kepada siswa baru cara pengenalan sekolah dan staf pengajarnya, Kepada kepala sekolah silahkan berembuk bagaimana caranya siswa baru tersebut bisa mengenal sekolah dan pengajarnya melalui teknologi yang ada saat ini” harap Bupati Rudy.

Disampaikan Rudy Gunawan, Pemerintah daerah akan melakukan langkah – langkah untuk mempersiapkan seandainya Mendikbud dan Gubernur serta Gugus Tugas kabupaten Garut telah menyatakan layak sekolah tatap muka di kabupaten Garut atau tidak lagi Darling.

” Maka Pemerintah daerah akan melaksanakan secara protokol kesehatan dasar misalnya menggunakan masker dengan menyediakan masker 1 juta masker untuk Paud/TK, SD dan SMP masing – masing 2, sarana mencuci tangan dengan sabun. Adapun bagi sekolah yang tidak memiliki sumber air, Pemkab melalui kordinator Wabup akan membuat mata air melalui sumur bor yang akan dilaksanakan oleh PUPR, serta social dan fhysical distancing” ujarnya.

Bupati Rudy juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah melalui Kordinator Wilayah ( Korwil ) Pendidikan agar tetap harus memperhatikan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

” Mengenai kapan sekolah akan dilaksanakan tatap muka, kita tetap mengikuti arahan Mendikbud, direkomendasikan oleh tim Gugus Tugas Covid 19 provinsi Jabar dan kita siap dengan protokol kesehatan dengan ketersediaan masker, air dan tata cara sosial distancing” pungkasnya.