Bupati Garut Membuka Musorkab Koni Kabupaten Garut

14.518 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Komite Olahraga Nasional Indonesia ( Koni ) kabupaten Garut menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten ( Musorkab ) yang dihadiri dan di buka oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan, Rabu 16 Maret 2022.

Dalam sambutannya Bupati Garut menyampaikan, rasa syukur kita panjatkan kepada Allah SWT dimana dalam masa pandemi Covid 19 ini kita masih bisa melaksanakan satu kegiatan bagian dari fungsi pemerintah daerah.

Advertisement

” Undang – undang no 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, tugas Koni diatur dalam Undang – undang, jadi Koni ini bukan organisasi kalengan, tapi organisasi yang dibentuk oleh Undang – undang sama seperti saya” kata Bupati Garut Rudy Gunawan.

Bupati berharap, kegiatan Musorkab ini berjalan dengan demokratis sesuai dengan ketentuan, sebagai penyelenggara pemerintahan, kami bisa bekerja sama dengan siapa saja yang terpilih dalam Musorkab nanti” harapnya.

Selain itu sambungnya, keolahragaan di kabupaten Garut lebih maju dengan ditunjang berbagai sarana olahraga yang saat ini dibangun oleh Pemkab Garut.

” Saya harap olahraga di Garut lebih maju, kita sudah ada SOR Kanjeng Dalam sudah ada, kita tinggal perbaiki, perlu tahun depan apa tinggal ketua Koni ngobrol sama, kita lakukan langkah – langkah apa yang kurang begitu sambil kita awasi” ajak Rudy Gunawan.

Sementara itu Ketua Koni Jawa Barat Ahmad Saefudin menyatakan kegiatan Musorkab kabupaten saat ini sudah berjalan sesuai aturan, adapun yang kemarin terjadi hanya dinamika karena belum memahami aturan yang sesungguhnya.

” Yang jelas di olahraga itu tidak boleh ada komplik semua sudah diatur, karena terukur, jadi orang – orang yang terpilih di dalam memimpin olahraga adalah orang yang memiliki kopetensi bagaimana mengukur sesuai aturan yang sudah ada” ungkap Ahmad.

Ahmad pun berharap, apa yang disampaikan tadi bahwa nanti yang terpilih mereka yang memiliki kopentensi untuk mampu membina olahraga di kabupaten Garut.

” Karena di saat Pon Papua Jawa Barat kehilangan 30 persen atlit karena degradasi umur dan sebagainya, sehingga kami berharap Koni kabupaten Garut mampu menyediakan kaderisasi , khusus Garut memiliki potensi untuk itu sebagai tuan rumah Sembilan cabang olahraga di Porprov Jabar” pungkasnya.