
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menerima Rombongan peserta Pendidikan dan Latihan ( Diklat ) PIM 4 Diklat Bogor bekerjasama dengan Lembaga Aparatur Negara ( LAN ) Republik Indonesia serta kampus Diklat Sekertaris Jendral DPR RI, rombongan di pimpin Ibu Rahayu Setia Wardani, bertempat di Gedung Pamengkang Pendopo Garut, Selasa 18 September 2018.
Dalam pertemuan itu Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan terima kasih kepada rombongan Diklat yang telah menjadikan kabupaten Garut sebagai tempat study banding.
” Kami atas nama Pemerintah Daerah kabupaten Garut mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran peserta Diklat pimpinan Ibu Rahayu Setia Wardani di kabupaten Garut”, kata Bupati Rudy Gunawan.
Rudy Gunawan menyampaikan, sejarah kabupaten Garut di awal pemerintahannya tahun 2014, Garut masih merupakan Zona merah dalam pelayanan publik.
” Seiring berjalannya waktu tahun 2015 masa jabatan pertama Bupati dan Wakil Bupati Garut, kabupaten Garut menjadi Zona Hijau di Jawa Barat, bahkan tertinggi dalam pelayanan publik” kata Bupati Rudy Gunawan.
Selanjutnya ujar Rudy Gunawan, secara berturut – turut kabupaten Garut terus berinovasi dalam meningkatkan berbagai pelayanan terhadap masyarakat, berbagai penghargaan kini dapat diraih oleh Garut serta WTP dari BPK RI Tiga kali secara berturut – turut.
” Saat ini Kami sedang menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintahan bagi semua SKPD di Jajaran Pemkab Garut”, ujar Rudy Gunawan.
Sementara itu Rahayu Setia Wardani mengungkapkan kedatangannya di kabupaten Garut bersama peserta Diklat PIM 4 adalah dalam rangka Best Marking mengenai inovasi yang dilakukan oleh kabupaten Garut.
” Ini bertujuan nantinya para Eslon IV ini dapat mengembangkan inovasi – inovasinya di Sekertariat Jendral dan Badan Keahlian”, ungkap Rahayu Setia Wardani.
Lanjutnya, karena kabupaten Garut ini merupakan kabupaten yang terbaik dalam menerapkan inovasi dan terbaik dalam Dokumentasi.
” Oleh karena itu Garut bisa dijadikan percontohan, ada 3 Dinas yang akan dikunjungi untuk dapat lebih banyak mendapatkan informasi dan pengalaman, sehingga nanti teman – teman bisa menerapkannya di Sekjen dan mengembangkannya”, pungkasnya.










