Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ, Persiapan Kafilah MTQ Jabar 2026 Mulai Digencarkan

731 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung penguatan syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani kembali ditegaskan melalui peresmian aula baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Garut. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, sekaligus membuka kegiatan Pembinaan Tahap I Kafilah Kabupaten Garut untuk persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.

Advertisement

Kegiatan berlangsung di LPTQ Garut, Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (6/4/2026), dan dihadiri jajaran pengurus LPTQ, para peserta pembinaan, serta tokoh-tokoh yang aktif dalam pengembangan tilawah Al-Qur’an di Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengaku bangga dapat hadir dan bersilaturahmi dengan para pejuang Al-Qur’an yang selama ini konsisten membumikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui lantunan bacaan yang indah dan penuh makna.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap LPTQ yang dinilai mampu menyampaikan pesan-pesan Qurani dengan pendekatan yang menarik bagi masyarakat, terutama melalui seni membaca Al-Qur’an yang memikat.

“Kebanggaan bagi saya bertemu orang-orang hebat yang memiliki tugas untuk mengabadikan Al-Qur’an. Menjadikan sesuatu yang menarik buat masyarakat dengan cara-cara yang unik, yaitu membacakan Al-Qur’an dengan suara yang sangat indah,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa keberadaan LPTQ memiliki posisi strategis dalam pembangunan karakter masyarakat Garut. Ia menyebut, struktur kepengurusan LPTQ yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah menunjukkan kuatnya perhatian pemerintah daerah terhadap lembaga tersebut.

Selain itu, Bupati turut mengapresiasi kemandirian LPTQ yang berhasil membangun aula baru secara bertahap hingga menjadi fasilitas yang representatif untuk kegiatan pembinaan.

“Terima kasih sekali LPTQ sudah banyak berperan dalam kegiatan di Garut khususnya dan dalam kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Garut KH. Sasa Sunarsa menjelaskan bahwa pembangunan gedung kantor dan aula dilakukan secara bertahap selama lima tahun, mulai 2021 hingga 2025, dengan memanfaatkan dana hibah pemerintah yang disisihkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, fasilitas baru tersebut menjadi dorongan besar sekaligus tanggung jawab bagi pengurus LPTQ untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi kafilah Garut di ajang MTQ tingkat provinsi.

“Dengan adanya bangunan kantor ini menjadi beban kami LPTQ untuk terus dapat meningkatkan prestasi peserta atau kafilah Kabupaten Garut pada perhelatan MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Ia juga melaporkan bahwa Pembinaan Tahap I akan dilaksanakan selama empat hari, dari Senin hingga Kamis (6–9 April 2026), dengan jumlah peserta sebanyak 58 calon kafilah, yang berasal dari berbagai cabang dan golongan lomba.

KH. Sasa menambahkan, MTQ saat ini tidak lagi dipandang sebatas seni tilawah semata, melainkan berkembang menjadi ajang yang mencakup berbagai cabang perlombaan lain yang berkaitan dengan pemahaman serta pengamalan Al-Qur’an.

“Sekarang itu tidak hanya membaca Al-Qur’an dengan melantunkan lagu Arab, tetapi ada bidang-bidang lain, cabang-cabang lain,” pungkasnya.