Bupati Garut Tinjau Sentra Susu Cilawu, Arahkan Pengembangan Produk Olahan Bernilai Tinggi

1.853 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT — Upaya Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor peternakan terus dilakukan melalui pengembangan hilirisasi produk susu. Salah satunya ditunjukkan lewat kunjungan Bupati Garut ke sentra peternakan sapi perah di Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, bersama PT Inagi, Senin (9/2/2026).

Advertisement

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Garut menekankan perlunya perubahan pola usaha peternakan yang tidak hanya bergantung pada penjualan susu segar, tetapi juga diarahkan pada produksi olahan susu yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Transformasi ini dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat daya saing produk lokal Garut.

Bupati Garut menyampaikan bahwa proses pengembangan tersebut tentu memerlukan waktu, pendampingan, serta sinergi berbagai pihak. Kerja sama dengan PT Inagi diharapkan mampu menghadirkan teknologi pengolahan susu yang modern, higienis, dan memenuhi standar kualitas sehingga produk olahan susu Garut dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.

Di kesempatan yang sama, CEO Inagi, Farizqi Bayu, mengungkapkan bahwa susu sapi perah dari Desa Sukamurni memiliki kualitas yang sangat baik dan berpotensi dikembangkan sebagai produk premium. Melimpahnya bahan baku berkualitas, menurutnya, menjadi modal besar bagi Garut untuk menghadirkan produk olahan susu unggulan.

Ia menjelaskan bahwa selain yoghurt, susu dari Sukamurni juga berpeluang diolah menjadi produk lain seperti susu steril hingga keju. Bahkan, Garut dinilai berpotensi memiliki produk keju khas daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, menambahkan bahwa saat ini sebagian kecil produksi susu di Sukamurni telah diolah secara mandiri menjadi yoghurt. Namun, dukungan teknologi dan pendampingan lanjutan masih sangat dibutuhkan untuk memperluas diversifikasi produk olahan.

Menurutnya, susu dari wilayah Sukamurni memiliki kandungan lemak dan total solid yang tinggi, sehingga menjadikannya salah satu susu berkualitas terbaik di Kabupaten Garut. Dengan pengolahan yang tepat, nilai tambah produk diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi para peternak.

Sementara itu, Camat Cilawu, Deni Darmawan, berharap kehadiran pimpinan daerah dan mitra swasta dapat menjadi momentum percepatan pengembangan peternakan susu, mulai dari hulu hingga hilir, khususnya di Desa Sukamurni.

Berdasarkan data pemerintah kecamatan dan desa, Desa Sukamurni merupakan salah satu sentra utama produksi susu di Kabupaten Garut. Di Kecamatan Cilawu terdapat lebih dari 700 peternak sapi perah dengan total produksi susu mencapai lebih dari 3.500 liter per hari.