Bupati Harapkan Pemprov Banten Fokus Perhatikan Pendidikan Di Pandeglang

4.653 dibaca
Bupati Pandeglang Irna Narulita sedang memantau pelaksanaan UNBK di salah satu sekolah di kabupaten Pandeglang, Banten. ( BUANA INDONESIA NETWORK/ Benny Madsira ).

BUANAINDONESIA.CO.ID, Pandeglang – Bupati Pandeglang, Irna Narulita memantau langsung pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) hari terakhir di SMKN 2 Pandeglang. Pemantauan ini dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan ujian berlangsung lancar, meski kewenangan SMA/SMK kini sudah diambil alih oleh Pemprov Banten. Kamis, 5 April 2018.

Selama kurang lebih 30 menit memantau pelaksanaan UNBK disalah satu sekolah favorit itu, Irna mengatakan, bahwa pelaksanaan ujian berbasis komputer di Pandeglang berjalan lancar, menilai para peserta ujian nampak siap menjawab semua soal yang disediakan.

“Pelaksanaan UNBK berjalan baik, kami support mereka walaupun sedang fokus mengerjakan soal. Saya pantau mereka nampak siap fisik dan juga mental. Saya lihat tatapan mata mereka semangat sekali,” katanya.

Oleh sebab itu Irna berharap semua peserta UNBK di Pandeglang bisa lulus dengan nilai terbaik sehingga dapat meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Semoga mereka bisa mendapatkan nilai terbaik. Karena sudah mendapat bimbingan untuk mengikuti UNBK selama 1 tahun terakhir. Kami berharap pemprov lebih fokus memberi perhatian pendidikan di Pandeglang karena kami ingin mengejar ketertinggalan,” bebernya.

Sementara Kepala SMKN 2 Pandeglang, Ade Firdaus, sejauh ini pihaknya tidak mengalami kendala apapun baik jaringan internet maupun jaringan listrik. Adapun jumlah peserta didik yang mengikuti UNBK di SMKN 2 Pandeglang sebanyak 664 peserta.

“Di sini ada 7 ruangan, satu ruang ada 35 unit komputer yang dapat digunakan dan pelaksanaan UNBK dibagi tiga shift pertama hingga pukul 10.00 WIB, kedua hinggga pukul 13.00 WIB, dan ketiga hingga pukul 16.00 WIB,” katanya.

Adapun berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten, sebanyak 79.199 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) provinsi Banten, mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK), sejak Senin 2 April hingga 5 April 2018.

79.199 pelajar itu berasal dari 648 SMK di provinsi Banten, dan tahun ini seluruh SMK sudah menerapkan ujian berbasis komputer.

Editor : NA