Bupati Irna Dan Wakilnya Tanto W Arban Jangan Kucilkan Masyarakat Bersetatus ODP, Pahami Kreterianya

11.084 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Adanya laporan dari warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di wilayah Kabupaten Pandeglang, kerap dikucilkan dan disuruh menghindar dari tempat tinggalnya, membuat geram Bupati Irna Narulita dan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban.

Bupati dan Wakil Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang agar senan tiasa menjaga lisan dan perbuatan yang tercela seperti jangan mengucilkan atau mengatai tidak baik terhadap warga yang berstatus ODP Covid-19.

Advertisement

Kata Irna, masyarakat harus memahami terlebih dahulu istilah dalam penanganan Covid 19. Dengan begitu kata Irna masyarakat tidak akan mengucilkan warga yang berstatus ODP.

Lebih jauh lagi dia menjelaskan, seseorang yang dinyatakan kategori ODP itu bukan karena memiliki gejala positif virus Corona. Akan tetapi status itu diberikan bagi orang yang sempat berpergian ke Negara lain dan luar Daerah yang merupakan Daerah zona merah pandemi Covid-19.

” Status ODP itu hanya untuk mengantisipasi saja, supaya warga yang dari luar Negeri dan luar Daerah bisa meisolasi diri selama 14 hari secara mandiri di rumah masing-masing. Dan kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya serta intens memantaunya,” Kata Irna, Senin 6 April 2020.

Maka dari itulah tegas Irna, masyarakat harus bijak menyikapinya dan jangan sampai mengucilkan warga yang dinyatakan ODP. Sebab, belum tentu yang ODP itu positif terjangkit virus Corona.

” Mereka (ODP) itu belum tentu positif, ibu (Irna menyebut dirinya) beharap masyarakat harus bijak dengan ODP jangan sampai dikucilkan. Apalagi sampai ada pengusiran dan prilaku lainnya yang tidak baik, jangan sampai itu terjadi,” pesannya.

Karena lanjut mantan anggota DPR RI ini, jika itu terjadi akan jadi masalah baru, dan akan menjadi beban bagi mereka yang berstatus ODP.

“Untuk itu hal ini harus kita hindari bersama, jangan sampai mengeluarkan kata -kata yang tidak baik kepada mereka yang membuat mereka menjadi tersinggung dan membebani,” tandasnya.

Senada, Tanto W Arban pun meminta kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama saling menghargai dan menghormati. Ia mengaku, tidak menginginkan adanya pengucilan terhadap para ODP. Akan tetapi kata dia, baiknya para ODP harus dilindungi bersama-sama.

” Dalam situasi saat ini, baiknya kita harus terus mejaga persatuan dan saling menguatkan satu sama lainnya dalam memerangi Covid-19. Intinya, jangan sampai kita saling membenci dan mengucilkan, virus ini harus kita lawan bersama-sama,” katanya.

Tanto juga meminta kepada masyarakat agar mempertanyakan informasi soal Covid-19 secara langsung ke Tim Gugus Tugas, info resmi portal Pemerintah atau membaca melalui media mainstrem yang dapat dipercaya.

“Kita harus hindari informasi hoax, karena saat ini banyak sekali informasi yang keliru dan bohong. Makanya saya minta kepada masyarakat agar bisa jeli dan mempilter informasi yang diterima,” tandasnya.