
GARUT. Buanaindonesia.com- Ironis untuk mandi dan cuci serta kakus, sebagian warga Desa Keresek Kecamatan Cibatu kabupaten Garut terutama warga Rw 01,02,12 Kp. Panyingkiran dan Rw 10 Kp. Cipicung terpaksa menggunakan air Kali Cipicung. Air ini bersumber dari Aliran air dari kotoran rumah warga setempat.

Ironisnya lagi kejadian ini selalu dialami warga setiap tahun, disaat musim kemarau tiba, namun pemerintah setempat sampai saat ini belum memberikan solusi atas akibat siklus tahunan itu.
“Kalau air sumur paling cukup untuk masak saja,” ucap salah satu warga setempat sabtu (01/08/15).
Hal yang sama juga dikatakan Agus salah satu warga panyingkiran lainya. Menurutnya apabila di cermati, kondisi air yang digunakan itu sangat tidak layak pakai. Namun karena warga sangat memerlukan kebutuhan air, maka dengan terpaksa wargapun tidak ada pilihan lain selain menggunakan kali tersebut.
Kejadian memilukan, air kali dimanfaatkan sebagai MCK itu lanjut dia, kerap dilakukan warga apabila datang musim kemarau dan telah berlangsung hampir setiap tahun.
“Airnya sangat kotor dan tidak layak, bahkan banyak warga yang terserang penyakit gatal gatal,”ujar nya.
Agus beserta warga berharap ada nya kepedulian pemerintah garut untuk dapat memberikan solusi bagi warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang saat ini sangat sulit didapat oleh warga. (Deden)







