Dengan Prokes Yang Ketat SMK Negeri I Sumedang Laksanakan PTM

10.421 dibaca

Dra.Elis Herawati.M.Pd. kepala sekolah SMKN 1 Sumedang
BUANAINDONESIA CO.ID, SUMEDANG-
Menindak lanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dibuat oleh 4 Menteri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dalam menyikapi situasi New Normal khususnya bagi penyelenggaraan pembelajaran. Keputusan Bersama NOMOR 01/KB/2O2O, NOMOR 516 TAHUN 2O2O, NOMOR HK.03.0 1 /Menkes I 363 I 2O2O, NOMOR 440-842 TAHUN 2020 TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PADA TAHUN AJARAN 2O2O/2O21 DAN TAHUN AKADEMIK 2O2O/2O21

DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) dan penurunan level PPKM kabupaten Sumedang dari level 4 ke level 3 dimana pada level 3 ini kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh sudah dapat dilaksanakan.

Advertisement

Untuk jenjang sekolah menengah kejuruan di wilayah kota Sumedang baru SMKN 1 Sumedang yang telah siap dan mendapatkan izin dari instansi terkait untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara tatap muka terbatas tersebut, Pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah menengah kejuruan negeri 1 Sumedang sendiri telah mulai dilaksanakan pada hari Senin 30 Agustus 2021.

Dra.Elis Herawati.M.Pd. kepala sekolah SMKN 1 Sumedang mengatakan, Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka terbatas yang kami miliki memang telah siap sesuai dengan peraturan bupati, dan 90 % tenaga pendidik dan kependidikan di SMKN 1 Sumedang telah di Vaksinasi, pada hari ini Senin 30 Agustus 2021 merupakan hari pertama dilakukan pembelajaran secara tatap muka dengan jumlah siswa yang masuk sebanyak 25 % dari jumlah siswa secara keseluruhan.Ucapnya. Senin.30 Agustus 2021.

” Selain sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka yang telah lengkap sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, kami juga menerapkan standar protokoler kesehatan yang ketat “

Lebih lanjut Elis Herawati menjelaskan, Rumor Awal pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka ini dilaksanakan pada tahun ajaran baru, namun berhubung adanya PPKM sehingga tidak jadi, baru setelah kabupaten Sumedang turun level PPKM dari level 4 ke level 3 pemerintah daerah mengizinkan adanya kegiatan pembelajaran secara tatap muka, sejak jauh hari SMKN 1 Sumedang telah menyiapkan secara maksimal dan optimal sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukung sesuai dengan peraturan bupati terkait pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka ini.

” SMKN 1 Sumedang telah menyiapkan secara optimal sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka sesuai dengan peraturan bupati ” Pungkasnya.