BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG –
Akibat dari Pandemi wabah Covid-19 Pendonor Darah di Kabupaten Sumedang menurun drastis, hal ini menurut kepala Markas PMI Kabupaten Sumedang dikarenakan adanya pelaksanaan sosial distancyng, namun walaupun terjadi penurunan Pendonor, tetapi stock Darah di PMI Kabupaten Sumedang masih dalam posisi aman, dengan stock Darah berjumlah 262 labu per tanggal 8 Mei 2020.
Dedi Setiadi Kepala Markas PMI Kabupaten Sumedang mengatakan, Akibat wabah Covid-19 jadwal pelaksanaan donor yang setadinya sudah full sampai bulan April menjadi tertunda, namun posisi stock darah masih dalam posisi aman. Saat ini pertengahan maret sampai sekarang menurun drastis, semua membatalkan karena adanya sosial distancyng semua membatalkan.
” Namun dengan adanya permintaan dari pak Yusuf Kala kepada Panglima TNI dan POLRI kami mendapat tambahan donor Darah dari KODIM dan Batalyon, serta ditunjang kesadaran pendonor minimal sehari 12 sampai 20 labu ada yang datang langsung ke PMI,” ungkapnya. Jumat 8 Mei 2020.
Lebih lanjut Dedi Setiadi menjelaskan, Untuk memenuhi Kebutuhan Darah bagi pasien talasemia yang tiap minggu membutuhkan transfusi Darah, kami membuka pelayanan donor di dalam gedung dengan menyediakan 2 kursi untuk pendonor. Tidak sedikit keluarga pasien Talasemia yang datang untuk mendonorkan darah, walaupun ada sosial Distancyng kami tetap melayani masyarakat yang akan melakukan donor darah namun hanya melayani donor di Markas PMI saja.
” Semoga wabah pandemi Covid 19 ini lekas selesai agar persediaan darah bisa kembali normal,” pungkasnya.








