Dinsos Provinsi Banten Bentuk KSB, Kadinsos Kabupaten Pandeglang Sambut Baik

1.819 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – KSB ( Kampung Siaga Bencana ) merupakan program nasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. KSB adalah wadah formal penanggulangan bencana berbasis masyarakat dalam kawasan/tempat untuk program penanggulangan bencana. Dinas Sosial Provinsi Banten melaksanakan pembentukan KSB Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang.

Maksud pembentukan KSB adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat melalui pemanfaatan sumberdaya alam dan manusia yang ada di lingkungan setempat. Di Provinsi Banten terbentuk 34 KSB yang tersebar di 8 Kabupaten Kota.

Advertisement

” Di Provinsi Banten sudah terbentuk 34 KSB dan yang paling banyak di Kabupaten Pandeglang ada 14 KSB, yang awalanya hanya 13 KSB dan hari ini Selasa kita bentuk lagi satu KSB Kecamatan Mandalawangi jadi di Pandeglang bertambah 1 jadi 14 KSB, adapun Tata cara pembentukan KSB perlu melibatkan masyarakat dan juga Pemerintah Daerah sedangkan tata urutan ini menggambarkan bahwa proses penentuan suatu daerah menjadi KSB berasal dari bawah ke atas,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten yang di wakili oleh Kabid Linjamsos Roni Setiawan dalam sambutannya. Selasa 24 Mei 2022

Lanjut Roni, pembentuka  KSB yang berbasis masyarakat mengajukan kepada dinas/instansi sosial yang berada di Kabupaten Kota, kemudian Pemerintah Kabupaten Kota menentukan lokasi KSB yang akan dibentuk. Kemudian Pemerintah Daerah melalui dinas/instansi sosial mengidentifikasi dan memverifikasi daerah rawan bencana di wilayah provinsi atau kabupaten/kota. Pemerintah daerah melalui dinas/instansi sosial menetapkan lokasi KSB.

” Setelah lokasi KSB ditetapkan maka dilakukan beberapa kegiatan yang mendukung pembentukan KSB, yaitu. Kementrian Sosial atau Pemerintah Daerah melakukan penyuluhan tentang penanggulangan bencana kepada masyarakat. Masyarakat melakukan seleksi untuk memilih calon anggota. Anggota tim menentukan dan membentuk kepengurusan KSB. TAGANA melakukan pelatihan dan simulasi. Penetapan KSB oleh Pemerintah Daerah, Bupati/Dinas Sosial menerapkan LSB tersebut,” tandasnya.

Semenatara kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Hj Nuriah, ebentukan KSB dipandnag sangat penting di Kabupaten Pandeglang, terutama Kecamatan yang dianggap rawan Bencana, pihaknya sudah punya KSB 14 di 14 Kecamatan dan 10 lumbung sosial, adapun tigas dan pungsi KSB untuk melakukan pengurangan risiko bencana dalam rangka mitigasi dan kesiapsiagaan.

” Alahmdulilah Pandeglang KSB nya bertambah lagi satu KSB yang awalnya 13 bertambah 1 menjadi 14 KSB, sekarang hari ini Selasa tanggal 24 samapai 25 KSB Kecamatan Mandalawangi di lakukan pembentukan oleh Dinas Sosial Provinsi Banten, jadi bertambah lagi relawan kebencanaan yang akan siap membantu pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam menanggulangi persoalan bencana alam maupun non alam, semoga KSB Mandalawangi setelah terbentuk proaktif dalam menangani persoalan bencana diwilayahnya,” paparnya.Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Komiso V DPRD Provinsi Banten Fitron Nuriksan, Camat Kecamatan Mandalawangi, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Ketua FK Tagana, ketua FK KSB Kabupaten Pandeglaang, Para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Agama dan Tokoh Pemuda Kecamatan Mandalawangi