Dipuncak HUT Bhayangkara Ke-74 Polres Pandeglang Resmikan Kawasan Tertib Lalulintas

8.160 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Berbarengan dengan perayaan HUT Bhyangkara Ke-74 Polres Pandeglang lakukan peresmian jalur tertib lalulintas dan penempatan Patung Polwan, lokasi yang diberlakukan kawasan tertib lalulintas Jalan Raya Sukarela sampai Alun-Alun Pandeglang.

Penempatan kawasan tertib Lalulintas kerjasma dengan Forum lalu lintas Kabupaten Pandeglang, bersama merumuskan, menggagaskan serta menginisiasi untuk menentukan kawasan tertib lalu lintas. Tujuan di bentuk dan ditunjuk atau ditentukan kawasan tersebut adalah untuk dijadikan contoh serta menjadikan palet objek di area-area yang lain,

Advertisement

” Hal itu sangat penting, dan tugas kita semua khususnya dari POLRI adalah mengajak dan menerbitkan rasa mendisiplinkan masyarakat, hal ini akan berjalan sebagaimana mestinya apabila bisa mengubah dari yang tidak aktif menjadi tertib tadinya tidak disiplin menjadi disiplin semua berawal dari disiplin,” papar Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto dalam sambutannya. Rabu Juli 2020.

Lanjut Sofwan, memang disiplin itu sangat mengganggu kenyamanan disiplin itu menyusahkan menyakitkan tapi kalau semua tanpa disiplin mungkin pekerjaan akan semaunya aktivitas seakan sama, tugas Polri mendisiplinkan masyarakat tertuam terib berlalulintas, termasuk arahan dari pak Presiden disampaikan bahwa polisi sebagai Garda terdepan untuk mendisiplinkan masyarakat.

” Namun cara mendisiplinkan dengan cara humanis, berikan contoh dan utama yang baik bagi masyarakat secara konsisten, pembiaran sudah terjadi mungkin tidak tahu dari tahun berapa, sehingga ini akan berkembang menjadi tindakan-tindakan yang lain-lain dan kalau ini dibiarakan tentunya akan menimbulkan persoalan Maka tugas Polri untuk melaksanakan tugasnya serta menertibkan dan mendisiplinkan.

” Kedepankan sikap umanis dengan cara dialogis dan sekaligus lakukan edukasi, strategi untuk menertibkan, yang pertama kita harus selalu hadir hadir di area ini jam berapa pun harus ada ingat waktu pendidikan ada nyanyian panas terik hujan badai angin maju ayo maju jadi panas terik dan hujan perang ini bukan satu hambatan untuk menjalankan tugas. Anda harus selalu ada Ini masalah kehadiran, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat akan dijelaskan disampaikan yang ini yang tidak dan ini tidak baik, kalau masih melaksanakan tindakan tidak baik tentunya ada konsekuensinya, sehingga masyarakat akan paham,” ungkapnya

bukan hanya sekedar menindak saja tanpa memberikan edukasi dan solusi, kemudian memberikan teguran kepada yang melanggar kalau tidak ditegur maka tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah.

” maka mari ketika kita menindak yang melanggar berikan edukasi dan solusi kepada masyarakat agar mereka paham dan mengerti, dengan adanya patung Polwan ini juga sebagian daripada edukasi kemasyarakat,” pungkasnya.